Ruang Terbuka Bukan Hanya Tempat Bermain, Juga Tempat Sarana Edukasi dan Interaksi Sosial

BALIKPAPAN,Swarakaltim.com.                                      Ruang terbuka ramah anak di tengah masyarakat diakui sangat penting. Karena ruang terbuka tidak hanya menjadi tempat bermain, tetapi juga berfungsi sebagai sarana edukasi dan interaksi sosial bagi keluarga, khususnya anak-anak. Demikian diungkapkan Bunda Forum Anak Kota Balikpapan, Hj. Nurlena Rahmad Mas’ud.
“Diakui keberadaan Ruang terbuka ini sangat diperlukan untuk masyarakat. Apalagi saat ini banyak permasalahan rumah tangga. Dengan adanya ruang terbuka, kita bisa memberikan edukasi kepada anak-anak maupun orang tua secara langsung,”ujarnya, Jumat (29/8/’25).

Lanjut Nurlena, keberadaan ruang terbuka juga bisa menjadi wadah untuk menghidupkan kembali permainan tradisional yang kini mulai ditinggalkan anak-anak. “Kita ingin anak-anak mau bermain lagi, terutama permainan tradisional. Inilah salah satu kemampuan edukasi dari ruang terbuka ini,” katanya.

Nurlena mengaku, bahwa Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) turut memberikan banyak masukan agar ruang terbuka benar-benar mampu memperkuat ketahanan keluarga. Menurutnya, ruang terbuka bisa menjadi media langsung untuk memberikan edukasi dan penguatan nilai keluarga kepada masyarakat. Tentunya ke depan, Pemkot Balikpapan diminta berupaya menghadirkan ruang terbuka ramah anak di setiap kecamatan bahkan hingga kelurahan.
“Tidak hanya di pusat kota, kita juga akan wujudkan di kecamatan hingga kelurahan. Meskipun dengan skala lebih kecil, fasilitasnya harus sama, karena tempat anak-anak bergerak, bermain, dan merasa nyaman harus merata,” ungkapnya.

Nurlena menambahkan, terkait perbedaan Ruang Bersama Indonesia (RBI) dengan taman kota biasa, ia menilai RBI hadir lebih lengkap dan terintegrasi. “Kalau taman kota biasanya hanya untuk rekreasi. Sementara RBI dilengkapi dengan fasilitas edukasi dan program pembinaan. Tapi nanti semua taman akan kita dorong agar fasilitasnya merata. Karena anak-anak, siapapun mereka, harus mendapat hak yang sama,” tutupnya.(*/pkagt43)

www.swarakaltim.com @2024