BALIKPAPAN,Swarakaltim.com. Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bukan hanya soal keindahan kota, tetapi juga bagian dari upaya menciptakan keselamatan dan kepedulian bersama.
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Masud mengatakan, setiap proyek yang dikerjakan diarahkan agar masyarakat dapat merasakan manfaat langsung, sekaligus berpartisipasi menjaga hasilnya.
“Pembangunan tidak akan berarti tanpa keterlibatan warga. Pemerintah bisa membangun drainase dan jalan, tapi yang menjaga agar tetap berfungsi adalah masyarakat,”ujar Rahmad, Minggu (26/10/2025).
Salah satu proyek yang kini tengah dikerjakan adalah penyegaran drainase di sepanjang Jalan MT Haryono, termasuk di sekitar Gedung Disdukcapil. Pengerjaan meliputi pembersihan, perbaikan, dan penataan saluran air agar aliran tetap lancar ketika musim hujan tiba.
Namun, Rahmad menekankan bahwa keberhasilan proyek drainase tidak hanya bergantung pada teknis pembangunan, tetapi juga perubahan perilaku warga.
“Drainase yang bagus pun bisa tersumbat kalau masyarakat masih buang sampah sembarangan. Karena itu, kami harap warga ikut menjaga agar sistem ini benar-benar berfungsi,”ujarnya.
Di sisi lain, Pemkot juga menaruh perhatian khusus pada perbaikan jalan di kawasan Tanjakan Global yang dikenal rawan kecelakaan. Melalui Dinas Pekerjaan Umum, pemerintah melakukan penambahan marka jalan, rambu peringatan, dan perataan permukaan jalan untuk memastikan keselamatan pengguna kendaraan dan pejalan kaki. “Keselamatan adalah hal utama. Kami ingin memastikan jalan-jalan kota tidak hanya mulus, tapi juga aman,” tegas Rahmad.
Pemerintah juga tengah menata ulang Jalan Ahmad Yani dengan fokus ganda yakni memperbaiki drainase dan membangun trotoar yang nyaman serta ramah bagi pejalan kaki. Proyek ini menjadi bagian dari visi Balikpapan Nyaman untuk Semua yang menekankan pentingnya ruang publik inklusif.
“Trotoar itu simbol peradaban kota. Kalau trotoar kita nyaman, berarti kota kita memperhatikan manusia, bukan hanya kendaraan,”ujar Rahmad.
Untuk memastikan hasil pembangunan berkelanjutan, Rahmad mengajak masyarakat aktif memberikan laporan melalui kanal resmi Pemkot bila menemukan kerusakan atau genangan di wilayah masing-masing.
“Kami akan terus menindaklanjuti setiap laporan dan menunjukkan hasil nyata. Dukungan warga adalah bagian dari tanggung jawab bersama menjaga kota ini,” katanya.
Pembangunan infrastruktur yang kini berjalan di sejumlah titik diharapkan bukan hanya memperindah Balikpapan, tetapi juga menumbuhkan budaya gotong royong dan rasa memiliki terhadap ruang kota. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Rahmad optimistis Balikpapan akan tetap menjadi kota nyaman, aman, dan berkarakter. (*/pkokt-63)