BALIKPAPAN, Swarakaltim. com. Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mengeluarkan imbauan khusus kepada masyarakat, terkait keselamatan keluarga di tengah meningkatnya aktivitas wisata pantai dan perubahan iklim yang semakin tidak menentu.
Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo menegaskan bahwa keselamatan anak terutama balita, harus menjadi prioritas saat masyarakat menikmati liburan atau rekreasi di kawasan pesisir.
“Beberapa waktu lalu, kita kehilangan korban akibat tenggelam di pantai. Kita tentu tidak menginginkan kejadian seperti itu terulang. Para orang tua, para dewasa, tolong awasi anak-anak kita, terutama balita,” ujar Bagus, Senin (17/11/2025)
Bagus menuturkan, bahwa kondisi cuaca saat ini sulit diprediksi. Intensitas hujan tinggi bisa terjadi dalam waktu lama, namun di saat lain, suhu panas meningkat drastis dan memicu kekeringan hingga risiko kebakaran permukiman.
Atas kondisi tersebut, Pemkot Balikpapan meminta warga untuk memperkuat kewaspadaan dengan membersihkan saluran dan lingkungan melalui gotong royong; mengamankan rumah ketika ditinggalkan, khususnya instalasi listrik dan barang mudah terbakar dan menghindari aktivitas berisiko di pesisir ketika kondisi cuaca tidak bersahabat. “Kami terus menghimbau kepada masyarakat untuk terus melakukan kebersihan lingkungan diantaranya membersihkan selokan, akibat banyaknya sampah, serta warga memperhatikan instalasi lintrik dirumah. Apabila instalasi sudah lama, maka harus segera diganti,” tegasnya
Menurut Bagus, pemerintah tidak melarang masyarakat menikmati wisata pantai, namun masyarakat diminta tidak mengesampingkan keselamatan.
“Kita tetap boleh senang, tetap ceria, tetapi harus berhati-hati dan waspada supaya semuanya baik pada akhirnya,” ujarnya.
Pemkot berencana memperluas sosialisasi mitigasi risiko kepada warga melalui kanal RT, kelurahan, hingga media publik. Harapannya, masyarakat semakin memahami cara melindungi diri dan keluarganya dalam kondisi cuaca ekstrem. ”Kami akan memperluas sosialisasi mitigasi kepada warga melalui RT, kelurahan hingga media. Diharapkan hal ini dapat melindungi dari kondisi cuaca ektrim,” tutupnya.(*/pr)