Agus Aras Sosialisasikan Perda Ketahanan Keluarga, Ajak Warga Kutim Bangun Rumah Tangga Tangguh

SANGATTA, Swarakaltim.com – Upaya memperkuat ketahanan keluarga terus didorong Anggota DPRD Kalimantan Timur, H. Agus Aras, melalui kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga. Kegiatan ini menyasar langsung masyarakat sebagai fondasi utama dalam mewujudkan kesejahteraan daerah.

Sosialisasi tersebut dilaksanakan pada Senin (5/1/2026) di Desa Singa Karta, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, dan diikuti oleh masyarakat setempat dengan antusias. Hadir sebagai narasumber, Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga DP2KB Kutai Timur, Ani Saidah, yang memaparkan aspek teknis pembangunan ketahanan keluarga.

Dalam kesempatan itu, Agus Aras menyampaikan bahwa Perda Ketahanan Keluarga disusun sebagai payung hukum untuk memperkuat pondasi rumah tangga di Kalimantan Timur. Ia menilai, keluarga yang tangguh merupakan kunci utama dalam menciptakan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing.

Ia menjelaskan, perda tersebut menjadi landasan penting agar setiap keluarga memiliki kemampuan fisik, mental, spiritual, dan materiil untuk hidup mandiri, berkembang, serta mampu menghadapi berbagai tantangan sosial.

Legislator dari Daerah Pemilihan Berau, Kutai Timur, dan Bontang itu juga menegaskan bahwa tujuan utama kebijakan ini adalah menciptakan keharmonisan keluarga, meningkatkan kesejahteraan lahir, serta menghadirkan kebahagiaan batin bagi seluruh anggota keluarga.

Namun demikian, Agus Aras mengingatkan bahwa lahirnya Perda Ketahanan Keluarga tidak terlepas dari kondisi nyata yang tengah dihadapi masyarakat. Tingginya angka perceraian, masih maraknya kekerasan dalam rumah tangga, hingga persoalan stunting disebutnya sebagai ancaman serius bagi masa depan generasi.

Ia menilai, jika permasalahan tersebut tidak segera ditangani secara bersama-sama, maka daerah berpotensi kehilangan generasi produktif di masa mendatang. Oleh karena itu, ia mendorong adanya kepedulian dan tindakan nyata dari seluruh pihak.

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kaltim itu juga menyoroti pentingnya peran aktif pemerintah daerah, lembaga terkait, serta masyarakat dalam mewujudkan ketahanan keluarga yang berkelanjutan. Menurutnya, keluarga merupakan benteng pertama dalam menjaga kekuatan sosial bangsa.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim ini menambahkan, ketika keluarga berada dalam kondisi rapuh, maka dampaknya akan dirasakan hingga ke tingkat yang lebih luas. Sebaliknya, keluarga yang kuat diyakini mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak.

Sementara itu, Ani Saidah dalam pemaparannya menekankan bahwa pembangunan ketahanan keluarga tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi. Ia menyebut, kualitas hubungan antaranggota keluarga, pendidikan anak, serta kesehatan mental dan fisik juga menjadi faktor penting yang harus diperhatikan secara seimbang.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami peran strategis keluarga sebagai pilar utama pembangunan, sekaligus mampu mengimplementasikan nilai-nilai ketahanan keluarga dalam kehidupan sehari-hari.(dho)

www.swarakaltim.com @2024