Atasi Sedimentasi Muara Teras Samarinda Tahap 2, Pemkot Gandeng BWS dan Siapkan Rp700 Juta di APBD 2027

SAMARINDA, Swarakaltim.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menaruh perhatian serius terhadap kondisi muara sungai di sekitar kawasan Teras Samarinda Tahap 2. Penumpukan sedimentasi lumpur yang cukup tebal di bibir pantai kawasan tersebut dinilai memerlukan tindakan pengerukan khusus agar tidak merusak estetika dan fungsi aliran air.

Guna memastikan proses pengerukan berjalan tepat dan aman, Pemkot Samarinda menggandeng Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV selaku pihak yang berwenang dan memiliki kompetensi teknis di wilayah perairan tersebut.

Asisten II Sekretariat Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, menjelaskan bahwa aksi pembersihan kotoran permukaan awal telah dilakukan secara gotong royong, namun untuk pengerukan lumpur skala besar membutuhkan perencanaan anggaran khusus.

“Jumat kemarin kami sudah gotong royong di sana membersihkan kotoran di muara itu. Tapi ada lagi yang memang sedimentasinya cukup besar, sehingga kami kerja sama dengan BWS. Sudah dianggarkan itu lumayan besar, RAB-nya hampir Rp700 jutaan,” ungkap Marnabas.

Marnabas menambahkan bahwa proyek pengerukan skala besar tersebut baru memungkinkan untuk masuk dalam alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Samarinda pada Tahun Anggaran 2027. Langkah penganggaran ini memerlukan perhitungan matang agar alokasi dana daerah benar-benar efektif dan sesuai dengan syarat administrasi teknis yang diajukan oleh BWS.

“Jadi mungkin di 2027 lah baru bisa kita anggarkan, karena penanganannya memang harus melalui perencanaan yang cermat,” terangnya.

Sambil menunggu pelaksanaan pengerukan utama oleh BWS pada tahun mendatang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda ditugaskan untuk menjaga kebersihan pemukaan perairan di area Teras Samarinda secara berkala.

Pemkot Samarinda berharap sinergi lintas instansi ini dapat menjaga kebersihan muara sungai sekaligus mempertahankan keindahan panorama Teras Samarinda Tahap 2 saat resmi dibuka untuk umum.

“Untuk sementara kebersihan muara dari sampah-sampah mengapung terus kita kawal bersama tim kebersihan DLH,” tutup Marnabas.(DHV)

www.swarakaltim.com @2024