SAMARINDA, Swarakaltim.com – Perkembangan olahraga domino di Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan tren positif. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Pengprov Perhimpunan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Kaltim, Andi Fathul Khair, dalam gelaran Samarinda Domino Open Tournament Road to Liga Pro Series 4 di GOR Segiri, Sabtu (12/9/2026).
Andi Fathul Khair melaporkan bahwa sejak dilantik pada 2023 lalu, ini merupakan ajang tingkat nasional kedua yang berhasil diselenggarakan di Kaltim setelah Kejurnas ke-5. Saat ini, kepengurusan PORDI telah terbentuk di 9 kabupaten/kota dari total 10 daerah di Kaltim, kecuali Kabupaten Mahakam Ulu.
“Mahulu belum terbentuk karena lokasinya yang sangat jauh dengan akses terbatas, serta peminat olahraga domino di sana masih sangat sedikit. Namun, untuk daerah lain perkembangannya sangat pesat. Dari target 1.000 Gardu pada 2027, saat ini Kaltim sudah memiliki 315 Gardu,” ungkap Andi Fathul Khair.
Ia merincikan, 315 Gardu (Garda Domino Unggul) tersebut tersebar di Bontang sebanyak 62 Gardu, Samarinda 56 Gardu, Balikpapan 54 Gardu, Kutai Kartanegara 38 Gardu, Kutai Barat 31 Gardu, Paser 26 Gardu, Kutai Timur 27 Gardu, dan Penajam Paser Utara 21 Gardu.
“Infrastruktur terus kami benahi agar mampu mencapai target minimal 75 persen. Apalagi Berau saat ini sedang berbenah dan pengurusnya akan segera dilantik. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Pengurus Besar PB PORDI yang kembali menunjuk Kaltim sebagai tuan rumah ajang nasional,” tambahnya.

Dukungan terhadap kejuaraan ini juga datang dari pihak sponsor utama. Corporate Affairs Higgs Games Island (HGI), Michael Prawira, menyatakan komitmennya dalam membuka ruang kompetisi yang lebih formal bagi para pencinta domino.
“Di HGI, kami percaya bermain gim bisa mengasah kemampuan berstrategi, konsentrasi, dan pengambilan keputusan. Melalui turnamen ini, kami ingin memfasilitasi pemain yang tadinya sekadar bermain menjadi berlatih, yang berlatih menjadi berkompetisi, dan yang berkompetisi bisa meraih prestasi,” jelas Michael.
Michael menambahkan, momen turnamen ini sangat spesial karena bertepatan dengan suasana Hari Olahraga Nasional (Haornas). Pihaknya mengapresiasi Pengurus Besar Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PB PORDI) dan Pemkot Samarinda yang konsisten mengubah citra domino menjadi olahraga kompetitif dan positif.
“Perjalanan mengubah cara pandang masyarakat terhadap domino membutuhkan dukungan luas. Kami mengapresiasi Pemkot Samarinda dan PB PORDI, serta mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” pungkasnya.(DHV)