TANJUNG REDEB, Swarakaltim.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Berau, Muhammad Said, mengungkapkan bahwa sebagian besar Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) di Kabupaten Berau belum mampu memberikan kontribusi terhadap pendapatan kampung. Dari sekitar 100 kampung, hanya sekitar 20 BUMK yang dinilai berjalan produktif.
Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) bersama Universitas Muhammadiyah Berau dalam penguatan kapasitas pengelolaan BUMK, beberapa hari lalu.
Menurut Said, kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena BUMK diharapkan menjadi sumber Pendapatan Asli Kampung (PAK), terutama di tengah tren penurunan Anggaran Dana Kampung (ADK). Ia menyebut, pada 2025 kampung masih menerima dana sekitar Rp2 miliar hingga Rp4 miliar, sementara tahun ini rata-rata hanya Rp1 miliar hingga Rp1,5 miliar. Bahkan pada 2027 diperkirakan nilainya berada di bawah Rp1 miliar.
“Kalau BUMK tidak mampu berkembang, kampung akan semakin bergantung pada bantuan pemerintah. Padahal ke depan anggaran yang tersedia kemungkinan hanya cukup untuk membayar penghasilan tetap aparatur dan operasional kampung,” ujarnya.
Sekda juga menilai banyak BUMK telah memperoleh penyertaan modal, namun belum berhasil mengembangkan usaha sehingga belum menghasilkan pendapatan bagi kampung. Karena itu, Pemkab Berau menggandeng Universitas Muhammadiyah Berau untuk memberikan pendampingan kepada pemerintah kampung dalam memetakan potensi usaha yang sesuai dengan karakteristik masing-masing wilayah.
“Setiap kampung memiliki potensi yang berbeda. Usaha yang berhasil di satu tempat belum tentu cocok diterapkan di kampung lain. Pendampingan dari akademisi diharapkan dapat membantu menentukan usaha yang benar-benar memiliki peluang berkembang,” jelasnya.
Melalui kolaborasi tersebut, Said berharap BUMK dapat menjadi penggerak ekonomi desa sehingga kampung memiliki sumber pendapatan yang lebih mandiri dan tidak sepenuhnya bergantung pada dana transfer pemerintah. (Nht/Bin)