Pemkot Bontang Seleksi Calon Sekda Lewat Manajemen Talenta, Neni: Tak Ada “Karpet Merah”

BONTANG, Swarakaltim.com – Pemerintah Kota Bontang mulai menyeleksi calon pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) menggunakan sistem Manajemen Talenta. Proses seleksi dilakukan dengan mengedepankan kompetensi dan hasil asesmen setiap peserta.

Wali Kota Bontang Neni Moernaeni memastikan proses pemilihan Sekda berlangsung transparan. Dari seluruh tahapan seleksi, nantinya akan mengerucut tiga nama untuk diserahkan kepada Wali Kota, sebelum ditetapkan satu nama sebagai Sekda definitif.

“Saya akan pilih satu yang terbaik dari nama yang sudah disodorkan tim. Pemilihan akan transparan sesuai kompetensi,” ucap Neni kepada awak media.

Neni menegaskan tidak ada istilah “karpet merah” dalam proses pemilihan Sekda. Seluruh kandidat akan dinilai berdasarkan hasil asesmen dan rekomendasi tim yang telah ditentukan.

Salah satu kualifikasi yang menjadi perhatian ialah kemampuan calon Sekda dalam menjalankan program prioritas pemerintah daerah serta menerjemahkan arahan kepala daerah ke dalam pelaksanaan pemerintahan.

Menurut Neni, posisi Sekda memiliki peran strategis dalam memastikan kebijakan pemerintah berjalan, termasuk mengawal pengalokasian APBD untuk mendukung program prioritas Kota Bontang.

Tahapan seleksi saat ini telah memasuki proses asesmen. Sebanyak 15 kepala organisasi perangkat daerah (OPD) mengikuti tahapan tersebut setelah dinilai memenuhi kualifikasi.

Para peserta merupakan pejabat yang masuk dalam kategori box 7, 8, dan 9 pada sistem Manajemen Talenta.

Seleksi dilakukan lantaran Sekda Bontang saat ini akan memasuki masa purna tugas atau pensiun. Pemkot Bontang menargetkan pejabat Sekda definitif dapat dilantik pada Oktober 2026.

“Insyaallah semua berjalan sesuai prosedur,” sambung Neni.

Sementara itu, Pj Sekda Bontang Akhmad Suharto sebelumnya menjelaskan proses seleksi akan dilakukan secara bertahap.

Sebanyak 15 peserta dijadwalkan mengikuti asesmen pada 27–28 Agustus 2026. Hasil asesmen kemudian akan mengerucutkan peserta menjadi enam nama untuk mengikuti tahapan presentasi.

Selanjutnya, enam peserta tersebut kembali diseleksi hingga tersisa tiga nama. Ketiga nama inilah yang nantinya diserahkan kepada Wali Kota Bontang untuk dipilih satu sebagai Sekda definitif.

“Nanti Wali Kota yang akan menentukan setelah tiga nama mengerucut,” kata Akhmad Suharto.(Adv/rzky)

www.swarakaltim.com @2024