Peternak Bergabung di KPMS

Peternak Bergabung di KPMS

SANGATTA, SwaraKaltim.com – Agar perternak di Kutim sejahtera, sebuah lembaga perkumpulan perternak di Sangatta akhirnya berdiri. Peresmian wadah para peternak ini  diberinama Komunitas Perternak Mandiri Sangatta (KPMS) yang beralamatkan  di Wisma Kambing  Jalan Kemakmuran Sangatta Selatan.

Sekretariat yang berada di areal perternakan ini, diresmikan Bupati Ismunandar. Ismu yang datang bersama sejumlah pejabat ini dibawa dengan delman yang sudah berhias, tak lama ia sudah tiba di areal acara yang langsung disambut tarian Reog Ponorogo.

Meski sempat bergoyang-goyang dalam delam,  Ismunandar tampak gembira dan  bangga apa yang dilakukan komunitas ternak mandiri yang terdiri berbagai kalangan sepertri PNS, swasta serta anggota TNI dan Polri.

“Luar biasa, ini membanggakan sekali. Olahan daging  ternak dapat  memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh. Tentunya juga bakal berkontribusi pada peningkatan upaya swasembada daging di Kutim,” kata Ismu disela-sela meninjau ternak anggota KPMS.

Basuki Isnawan, Ketua KPMS menyebutkan  komunitas peternak  dimulai dari inisiasi para pehobi ternak di Sangatta. Kemudian belajar dari pengamatan pada saat menjelang Idul Adha, dimana kebutuhan hewan qurban seperti kambing dan sapi banyak yang didatangkan dari luar.

“Sementara peternak lokal hanya dapat melihat saja. Hal inilah yang menjadi motivasi para peternak, hingga sukses menjadi peternak lokal yang mandiri dan maju karena itu kami di komunitas tidak hanya berternak atau berbisnis saja, tetapi dapat memberikan edukasi kepada kalangan pelajar mulai dari TK, SD, SMP hingga perguruan tinggi untuk bisa melakukan penelitan disini,” jelas Basuki.

Basuki yang tercatat pejabat pada Dinas Pemuda dan Olahraga Kutim ini, berterimakasih kepada PT Pama Persada Nusantara distrik KPC yang telah melakukan pembinaan melalui Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB).

 “Kami semua dibina, jadi ibu-ibunya juga diberdayakan, mengolah daging menjadi produk lokal. Kedepan, kami mempunyai mimpi hasilnya menjadi produk unggul yang bisa keluar daerah, seperti sode kelinci,” beber Basuki dalam acara yang kali pertama terjadi ini. (sdn)

Bagikan:

Related posts