Warga RT 38 belum merdeka infrastruktur

Suparmono : Amun Wawali Urang Samarinda Asli, Bantu Kami

SAMARINDA, Swarakaltim.com – Ditahun 2020 ini masih ada infrastruktur Kota Samarinda belum merdeka, hal ini terkadang membuat pemikiran negatif warga Kota Samarinda kinerja Pemerintah setempat, padahal di beberapa titik bahkan daerah pinggiran ada yang sudah disemenisasi namun masih ada saja yang belum kebagian.

Hal ini seperti di lingkungan RT 38 Kelurahan Mugirejo Kecamatan Sungai Pinang yang saat ini terdaftar sudah mencapai kurang lebih 200 Kepala Keluarga.
 
Saat ditemui tim swarakaltim, Ketua RT 38 Suparmono mengatakan sudah melakukan usulan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) di Kelurahan Mugirejo, namun belum juga ada tanda – tanda usulan dari warganya diterima ataupun dikerjakan.
 
“Usulan kami berupa semenisasi di beberapa titik seperti Jalan Maha Meru dengan jarak 250 meter dan lebar 5 meter, Jalan Bukit Bahagia sekitar 600 meter lebar 5 meter, Gang Rahmat berjarak 200 meter, jalan sukses berjarak 600 meter lebar 5 meter,” jelasnya didampingi para tokoh pemuda warga RT 38.
 
Menurutnya, disamping usulan semenisasi, usulan lainnya juga terkait ekonomi sosial (koperasi pesantren), dan fisik (posyandu dan perlengkapannya, serta tiang listrik).
 
“Saya sempat ditanyakan warga kapan ada kegiatan pembangunan jalan semenisasi di lingkungan RT 38, bahkan ada yang celetuk Kita ini warga taat pajak, namun di anak tirikan terkait pembangunan jalan,” tuturnya.
 
Suparmono memahami usulan tersebut bukan hanya dari lingkungan RT 38, tentunya di seluruh RT Kelurahan Mugirejo juga akan melakukan hal yang sama.

Namun warganya berharap untuk daerah yang disebutkan tersebut bisa dibantu semenisasi, agar masyarakat di lingkungan RT 38 merasa ada perhatian dari Pemerintah Kota Samarinda.
 
“Ada beberapa titik masyarakat yang peduli melakukan semenisasi sendiri melalui dana swadaya warga setempat, dan dengan jarak yang terbatas,” ucapnya.
 
Untuk itu, atas saran para tokoh pemuda warga RT 38 akan melayangkan surat permohonan kepada Wakil Walikota (wawali) Kota Samarinda agar bisa dibantu usulan mereka.
 
“Amun Wawali Kota Samarinda (M Barkati, red) asli urang Samarinda, maka kami bisa berharap percepatan usulan kami ini, dan tentunya warga RT 38 akan merasakan langsung pembuktian kinerja wawali sehingga tingkat kepercayaan bisa memimpin Kota Samarinda yang akan datang,” pungkasnya. (AI)

Bagikan:

Related posts