Alasan Xpressair Stop Terbang ke Melalan, Ini Suratnya ke Bupati Kubar

Tampak suasana Bandara Melalan Kutai Barat, sepi tak ada pengunjung menunggu kedatang penerbangan di bandara penghubung itu, Jumat (14/3/2020)

KUTAI BARAT, Swarakaltim.com – Maskapai penerbangan jenis ATR 42 milik Xpressair telah menghentikan penerbangannya dari dan menuju Bandara Melalan Kutai Barat, sejak tanggal 13 hingga 28 Meret mendatang.

Hal itu sesuai surat pemberitahuan dari PT Travel Express Aviation Services, perihal maintenance pesawat dengan Nomor: 085/TEAS-Comm-EXT/III/2020, yang ditujukan ke Bupati Kubar, ditandatangani Direktur Komersil Fanny Andri, di Tangerang, pada 10 Maret 2020.

Adapun isi surat tersebut: Dengan hormat, pertama tama kami ingin mengucapkan terimakasih atas segala dukungan yang telah bapak bupati beserta jajaran pemerintah kabupaten kutai barat berikan kepada penerbangan Xpressair sampai saat ini.

Sebelumnya izinkan kami untuk menyampaikan evaluasi selama penerbangan yaitu sehubungan dengan akan dilaksanakannya. 1 Maintanance Pesawat, 2 Kerugian yang dialami selama penerbangan dan menjadi kendala operasional.

Dengan ini pada tanggal 13 sampai dengan 28 Maret 2020 atai sampai pemberitahuan lebih lanjut dengan batas waktu yang tidak ditentukan, kami tidak dapat melayani penerbangan dari dan ke Bandara Melalan Kutai Barat.

“Tadi sudah saya koordinasikan ke pimpinan terkait surat pemberitahuan dari pengelola maskapai. Kalau isi suratnya maintenance selama 2 minggu kedepan,” ungkap PLH Kabandara Melalan Kubar, Aulia Mukti Negara, saat dikonfirmasi media, Jumat (13/3/2020).

Ditanya apakah maskapai Xpressair akan beroperasi kembali sesuai dengan surat yang beredar. Aulia enggan mejawab, sebab pihaknya juga masih menunggu keterangan resmi dari pihak maskapai.

“Mari kita bersama sama berdoa saja ya mas, supaya mereka Xpressair bisa lanjut dan beroperasi melayani penerbangan dari dan ke Bandara Melalan Kutai Barat,” imbuh Aulia.

Dampak berhentinya penerbangan pesawat Xpressair mengakibatkan suasana Bandara Melalan Kubar menjadi sepi, karena ketiadaan penumpang seperti biasanya menunggu jadwal penerbangan di teras bandara penghubung tersebut.

Penulis : Alfian

Editor   : Redaksi (SK)

Bagikan:

Related posts