Imbas Corona, Akses Trans Kalimantan Rusak Parah

Imbas Corona, Akses Trans Kalimantan Rusak Parah
Imbas Corona, Akses Trans Kalimantan Rusak Parah

Loading

Tampak sejumlah loging mengangkut kayu log diakses  Trans Kalimantan, tepatnya di kawasan Areng, Kecamatan Bentian Besar, Kubar, Kaltim, Rabu (25/3/2020), membuat akses itu semakin rusak parah.

KUTAI BARAT, Swarakaltim.com – Ditengah wabah virus corona yang telah banyak memakan korban di sejumlah Negara luar termasuk Indonesia memiliki dampak terhadap kerusakan jalan induk trans Kalimantan diwilayah Kecamatan Bentian Besar, Kabupaten Kutai Barat.

Warga sembilan kampung yang bermukim diwilayah itu, merasa was was saat melintas jalan milik Negara ini. Pasalnya ditengah wabah virus corona dengan kondisi jalan yang rusak parah itu, nyaris tak bisa dilalui warga ketika ada pasien yang harus dirujuk ke Rumah Sakit Harapan Insan Sendawar.

Hal itu diakibatkan oleh truk-truk pengangkut kayu serta janji yang tak kunjung dipenuhi oleh pemerintah maupun pihak pengembang kawasan wilayah daerah tertinggal provinsi maupun pusat.

“Kerusakan akses trans kalimanta antar Kaltim dan Kalteng ini, masuk dalam wilayah Kubar. Warga kampung seperti Dilang Puti, Jelmu Sibaq, Penarung, Randa Empas, Sambung, Suakong, Tende, dan Tukuq, sangat mengharapkan ada perbaikan jalan,” ungkap Yulius Stanley warga Bentian Besar, Kami (25/3/2020).

Ia menyebut kerusakan parah akses trans Kalimantan disebabkan oleh angkutan  kendaraan besar yang tak terhingga muatan. Parah lagi saat ini kata dia, selain kendaraan besar angkutam umum, setiap hari akses itu dilintasi oleh angkutan kayu loging.

“Iya bisa di pantau sendiri, setiap hari truk dan loging bermuatan kayu log melintasi akses trans Kalimantan di kawasan Bentian Besar. Karena banyak sawmill dan bandsaw (pabrik penggergajian kayu log) disini pak,” bebernya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Umum Asosiasi Jurnalis Kutai Barat-Mahakam Ulu (AJK) Alfian Nur SE membenarkan kondisi akses trans Kalimantan di perbatasan Kaltim-Kalteng itu saat ini mengalami kerusakan sangat parah.

“Dalam pantauan kami (AJK) bulan lalu, benar sekali kerusakan parah akses trans Kalimantan di Kecamatan Bentian Besar hingga kawasan Lampeyong, Barito Utara. Apabila ada yang sakit parah atau akan melahirkan, hanya dengan bantuan puskesmas terdekat, karena menuju rumah sakit kabupaten sangat jauh, ditambah kondisi jalan rusak parah,” tukasnya.

Sementara Sekretaris AJK Imran Yusran SP juga mengatakan, masyarakat sembilan kampung wilayah itu mengalami kesulitan karena akses itu rusak parah. Ia menyebut, akses itu manjadi agenda besar bagi Pemprov Kaltim.

”Setau kita akses itu sudah berpuluhan tahun tak kunjung diperbaki. Warga kesulitasn saat akan berobat atau ingin mendapatkan sembako harus melintasi akses yang nyaris tak layak pakai itu,” tandasnya.

Penulis : Alfian

Editor : Redaksi (SK)