Berau Jebol Juga, Satu Ijtima Gowa Positif Covid-19

Caption: Suasana Press rilis resmi yang dilakukan Pemkab Berau disampaikan langsung oleh Bupati Berau H Muharram

TANJUNG REDEB, Swarakaltim.com – Pertahanan Kabupaten Berau akhirnya jebol, dimana dari delapan (8) sample yang dikirim ke Laboratorium Surabaya empat (4) telah keluar hasilnya Swab dan salah satu dari mepat tersebut positif terinfeksi Corona Virus Disease (Covid-19).

Akibat hal itu yang semula Bumi Batiwakkal ditetapkan sebagai zona Hijau, sekarang tidak lagi karena ada warga yang positif maka langsung masuk kategori zona merah.

Hal itu disampaikan Bupati Berau, H Muharram dalam jumpa Pers resminya di Kantor BPBD, Jumat (10/4) sekitar pukul 09.30 wita menyampaikan, bahwa warga yang positif ini merupakan salah satu klaster Ijtima Gowa, Sulawesi Selatan yang beralamat Trans Bangun, Kecamatan Sambaliung dengan inisial KN (56).

“Kenapa saya sebutkan alamat KN, agar masyarakat Berau bisa waspada guna menghindari penyebaran Covid-19 ini,” kata Muharram.

Lanjutnya, KN saat ini sudah ditangani dengan instens oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Rivai (RSUDAR) bersama Tim Gugus Covid-19. Begitu juga keluarga KN, sudah mendapat perhatian lebih untuk bisa karantina diri dirumahnya.

“KN memiliki tiga orang anak, dan kondisi KN sendiri saat ini masih batu-batuk,” tambahnya.

Sejarah perjalanan KN, sempat satu mobil bersama teman-temannya saat pulang dari Ijtima Gowa, dan juga sempat kesana-kesini sebelum menyerahkan diri ke Rumah Sakit untuk diperiksa.

Tidak menutup kemungkinan, virus yang ada didalam dirinya sudah menyebar, sehingga diingatkan kepada seluruh masyarakat Kota Sanggam untuk waspada dan jaga kebersihan, terutama tetap berada didalam rumah.

“Sampai hari ini, masih ada beberapa klaster Ijtima Gowa yang belum juga melaporkan diri ke Tim Gugus atau Rumah Sakit. Sehingga, besar harapan kami dengan kesadaran diri, segera melapor. KN juga sebelumnya sudah menjalani tes menggunakan rapid tes, hasilnya positif. Dengan keadaan seperti ini, Berau langsung masuk dalam Zona Merah. Berharap, tim Gugus di perbatasan bisa kerja ekstra guna memutus penyebaran covid-19 ini,” harap Bupati Muharram.

Penulis : (*NHT)

Editor : Redaksi (SK)

Bagikan:

Related posts