Sembuhnya Dirut HIS dan Sejumlah Dokter, Nambah Kekuatan Lawan Corona

KUTAI BARAT, Swarakaltim.com – Para tenaga medis menjadi garda terdepan dalam penyembuhan pasien positif terkonfirmasi virus corona atau Covid-19 yang disebut menjadi pademi global.

Di tengah keterbatasan alat dan fasilitas kesehatan, para petugas medis amat rawan terpapar virus corona. Karena berhadapan langsung dengan pasien yang terjangkit virus tersebut.

Tak heran jika pahlawan kesehatan ini tak bisa bertemu dengan sanak keluarga dalam melayani penyembuhan pasien positif virus corona. Sebab mereka harus mengisolasikan diri di tempat mereka bertugas.

Hal itu dirasakan tenaga medis di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) Provinsi Kalimantan Timur. Puluhan tenaga medis terdiri dari dokter dan perawat, hingga saat ini aktif merawat 18 pasien positif yang menempati ruang isolasi RS Pratama Linggang Bigung.

Dalam peristiwa virus mewabah ini, terdapat sejumlah tenaga medis bahkan Direktur RSUD Harapan Insan Sendawar (HIS) terindikasi Covid-19 usai menjalani rapid test beberapa waktu lalu.

Informasi itu menyabkan kekhawatiran dikalangan masyarakat hingga ke penjuru pelosok Bumi Tanaa Purai Ngeriman, bahwa direktur HIS dan sejumlah dokter yang erat melayani warga terindikasi Covid-19.

Namun kabar baik itu datang setelah dua kali uji PCR (Polymerase Chain Reaction) yang diterima tim gugus Covid-19 dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya pada (18/5 2020), dinyatakan negative dan terbebas dari Covid-19.

“Berdasarkan hasil Lab PCR di Surbaya Dirut HIS yaitu, dr Akbar serta dr Waluyo, dr Ery, dr Wayan dan Sumiati, dinyatakan negative,” ungkap Sekda Kubar Yacob Tullur, malam tadi di media center Covid-19, seraya mengumumkan 4 pasien positif dinyatakan sembuh.

Ia mengatakan, kabar baik ini juga menambah kekuatan tenaga medis dalam memerangi penyakit mewabah tersebut. “Kesembuhan mereka menambah kekuatan tenaga medis. Oleh karena itu, jangan lagi ada stigma warga yang kutang baik terhadap mereka,” tandas Yacob Tullur.

Dapat diketahui, bertambahnya jumlah pasien yang sembuh dari total 18 kasus positif Covid-19 di Kubar. Maka tersisa 13 orang pasien yang saat ini berjuang dalam penyembuhan di ruang isolasi RS Pratama Linggang Bigung.

Sedangkan para tenaga medis yang bertugas penuh dengan risiko terpapar virus dan minimnya alat kesehatan, mereka terus bersemangat untuk bekerja memberikan pelayanan dan pengobatan kepada para pasien.

Penulis : Alfian

Editor   : Redaksi (SK)

Bagikan:

Related posts