Empat Hari Hilang di Hutan Angker, Markus Kembali Dengan Selamat

Caption: dok-pencarian warga kampung saat hilangnya Markus di Hutan Matalibaq.

MAHAKAM ULU, Swarakaltim.com – Tiga hari lalu warga Kampung Matalibaq, Kecamatan Long Hubung, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) digegerkan dengan peristiwa hilangnya pria paruh baya bernama Markus, Senin (28/3/2021).

Peristiwa hilangnya Markus yang kesahariannya sebagai petani tersebut, benar-benar misterius sebelum akhirnya ditemukan oleh warga setempat. Sebab, warga  terus melakukan pencarian di wilayah hutan ladang miliknya yang tak jauh dari kampung tersebut.

Empat hari kemudian disaat pagi hari, Markus kembali ke pondok ladangnya ditempat awalnya ia menghilang. Kedatangan Markus yang misterius ini, disaksikan istri dan anaknya yang saat itu hendak melanjutkan pencarian bersama warga kampung, Rabu (31/3/2021).

“Korban yang hilang telah kembali ditemukan tadi pagi dengan dengan selamat. Demikian info yang bisa kami sampaikan. Terimakasih buat semua warg yang telah membantu dalam pencarian,” ungkap salah seorang warga yang juga kerabat dekat Markus saat dihubungi swarakaltim.com.

Suasana haru bercampur senang atas kembalinya Markus kepada keluarganya, yang sudah tiga hari tidak pulang ke rumah terlihat lemas letih dan lesu akibat tidak makan selama hilangnya pada sore hari itu. Dimana kala itu Markus yang sedang mencari gandar pancing di hutan yang cukup angker kata warga setempat.

Pada sore itu saat ia dinyatakan hilang, Markus mengaku telah bertemu sebuah pondok ditengah hutan yang dihuni oleh seseorang yang tak dikenalnya. Dipondok itulah ia bernaung selama tiga hari menghilang. Anehnya, saat ia bertanya ke penghuni pondok itu. Satu katapun tak pernah dijawab.

“Kata Markus dipondok yang berada dihutan tersebut, tak pernah ada malam hari, namun yang ada hanya siang hari. Bahkan ia menceritakan, selama dirinya berada di pondok tersebut, tak pernah ada bahan makanan yang tersedia dari penghuni pondok tersebut. Sehingga ia memutuskan untuk melanjutkan perjalanannya hingga menemu jalan pulang,” lanjut warga.

Adapun kronologis singkatnya peristiwa hilangnya Markus pada sore hari itu. Ia bersama istrinya hendak pulang dari pondok ladangnya ke kampung. Namun Markus meminta istrinya pulang duluan untuk mengangkat jemuran pakaian yang saat itu hendak turun hujan.

“Kamu pulang duluan angkat jemuran pakain kita karena mau hujan, saya mau jalan dulu ke dalam hutan untuk cari gandar pancing,” terang Lire istri Markus saat ditanya warga sebelum melakukan pencarian ke dalam hutan.

Informasi yang dihimpun swarakaltim.com, pasca tiga harinya Markus hilang di Hutan Matalibaq, hari ini Rabu (31/3/2021) tim Basarnas dan Satpol PP Kabupaten Mahakam Ulu, akan melakukan misi pencarian bersama warga kampung setempat.

Namun saat Markus ditemukan kembali dengan selamat, sehingga misi kemanusian dala pencarian orang hilang ini dibatalkan,” Sudah di informasikan ke Pemkab Mahulu, pencarian dibatalkan karena korban telah kembali dengan selamat,” tutur warga yang tak mau namanya diberitkan.

Penulis : Alfian

Editor   : Redaksi (SK)

Bagikan:

Related posts