Pelayanan Air CV Putra Darma Tidak Sesuai Harapan, Warga RT 42 Inginkan Perumdam Samarinda Kelola Air

Samarinda-Swarakaltim. Akibat Kualitas air tidak bersih membuat Warga RT 42 Perumahan Borneo SKM yang terletak di Jalan Damanhuri 2, Kelurahan Mugirejo Kecamatan Sungai Pinang Kota Samarinda menjadi resah dan mengeluhkan kualitas air bersih yang dikelola oleh CV Putra Darma.

Adanya keluhan warga mengenai air bersih melalui sosial media, langsung ditanggapi beberapa awak media untuk mencari sumber keluhan yang ada di kawasan perumahan Borneo SKM tersebut.

Pada saat awak media mendatangi beberapa warga yang ada di perumahan tersebut, para warga membenarkan dengan adanya keluhan mengenai air bersih khususnya pada kualitas air bersih beberapa hari ini.

Saat dikonfirmasi Ketua RT 42 Samsudin membenarkan bahwa beberapa hari kwalitas air tidak jernih dan saat warga mengadu dari pihak CV Putra Darma menanggapi sangat lambat.

“Kami sudah mengadu ke perusahaan pengelola air ini, namun belum ada respon dan ini menjadi warga resah dan mengeluh,” lanjutnya.

Namun setelah banyaknya warga ribut di Group WhatsApp (aplikasi medsos) lingkungan RT 42, sebutnya barulah pihak pengelola air yang memberikan informasi kendala air yang keruh, yaitu mesin pencampur obat pembersih itu rusak.

“Ditanggapi ini karena, para pekerja yang mengelola air ini ada di dalam group,” katanya.

Saat disinggung, mengapa tidak beralih ke Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda yang merupakan usaha milik daerah Samarinda, Ketua RT 42 ini kembali menjelaskan bahwa di Tahun 2012 silam warga sudah mengajukan ke PDAM Samarinda (nama Perumdam Samarinda yang lama) namun dari pihak PDAM tersebut tidak bisa memenuhi kebutuhan masyarakat di RT mereka.

“Jumlah penduduk di RT kami ada 600 KK, dan dari pihak PDAM waktu itu IPA di Kelurahan Gunung Lingai pasokannya tidak bisa memenuhi kebutuhan air di wilayah RT kami,” imbuhnya.

Maka dari itu, sebutnya mereka menggunakan jasa dari pihak CV. Putra Darma ini, dan terkait sistem pembayaran sesuai tingkatan kubikasi.

Ia berharap dengan adanya pimpinan kepala daerah yang baru saat ini, bisa membantu memecahkan masalah air khususnya di lingkungan RT-nya.

Di tempat terpisah, salah satu warga perumahan Borneo SKM Blok AA mengeluh dengan sistem pengelolaan air yang selama ini dibayar sesuai dengan kesepakatan, sedangkan airnya dari dulu tidak pernah bersih dan warnanya selalu keruh kekuningan.

“Saya sudah 18 bulan tinggal di sini pak, dan airnya tidak pernah bersih kalau langsung dari meteran,” jelas H. Iskandar (55) warga RT 42 saat di temui awak media.

“Makanya saya selama ini pakai tandon untuk menyaring air setelah itu kami gunakan, terutama dalam 2 hari ini, airnya memang sangat keruh dan saya tidak tau apa penyebabnya,” lirihnya.

Di perumahan yang sama, warga BLOK G 1, juga mengeluhkan kualitas air yang ada di perumahan Borneo SKM Tersebut, melalui Wa Group yang di perlihatkan salah satu warga.

“Assalamualaikum Pak, Bu… Saya sangat berharap grup ini bisa menjembatani antara warga perumahan ini dengan pengelola air, sebagai konsumen kita berhak mendapatkan pelayanan yang terbaik, karena kita telah membayar air sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan pihak pengelola air. Beberapa hari ini air yang sampai ke rumah seperti tidak dilakukan pengolahan, atau pengolahannya kurang maksimal” isi pesan warga di WA Group SKM Borneo RT 42,

Dengan adanya keluhan warga mengenai kualitas warna air bukan hanya di keluhkan beberapa hari ini, tetapi juga warga ada yang mengeluhkan kalau selama ini memang dari dulu kwalitas warna air sudah lama.

Setelah mendengarkan keluhan warga, para awak media mendatangi langsung tempat pengelolaan air bersih yang di alirkan ke perumahan Borneo SKM yaitu di kolam besar yang menjadi sumber air tersebut.

Saat tiba di lokasi terdapat penampungan air berupa kolam yang diduga bekas galian tambang. Di tempat itu juga terdapat tempat khusus produksi air bersih dengan alat penyaring air ala kadarnya milik CV. Putra Darma.

Saat ditemui petugas yang ada di tempat produksi air ini, menjelaskan bahwa dalam 2 hari ini ada kerusakan mesin pencampur bahan air.

“Saya sebelumnya sudah konfirmasi ke ketua RT 42 bahwa mesin produksi air bersih ini lagi ada kerusakan, setelah saya melaporkan hal tersebut kemudian saya beri campuran denga manual dan ini yang menyebabkan air jadi keruh,” ungkap Kholiq petugas penanganan air bersih CV. Putra Darma.

Dengan adanya laporan ke keluhan tersebut, pihak awak media konfirmasi langsung ke owner CV Putra Darma melalui Via Pesan WhatsApp.

“Yang jelas jika ada pengaduan terkait pelayanan air bersih di lingkungan SKM akan kami tindak lanjuti dan akan kami perbaiki kedepannya. Terima kasih,” tutupnya pesan via Wa Owner CV Putra Darma.(AI)

Bagikan:

Related posts