BNK Gandeng Rutan, Pendekatan ke Napi Jauhi Narkoba

Caption: Wakil Bupati Kabupaten Berau Gamalis

TANJUNG REDEB, Swarakaltim.com – Rumah Tahanan (Rutan) adalah wadah berkumpulnya para Narapidana (Napi) untuk menghabiskan masa tahanannya atas berbagai tindak kejahatan yang mereka lakukan.

Melihat kondisi itu Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Berau berupaya menjalankan peranannya dengan bakal melakukan pendekatan ke penghuni Rutan, sehingga saat keluar para Napi bisa menjadi lebih baik dan meninggalkan total barang haram tersebut. Dimana pendekatan BNK dengan menjalin kerjasama berupa MoU ke Rutan kelas II.B Tanjung Redeb.

Hal itu diungkapkan Kepala BNK Bumi Batiwakkal yang juga Wakil Bupati Kabupaten Berau Gamalis saat dimintai tanggapannya akan program kerja BNK serta paska kunjungan beliau beberapa waktu lalu ke Rutan Tanjung Redeb, Selasa (27/4/2021) lalu.

Beliau menuturkan bahwa BNK sedang menyusun program kerjasama dengan pihak Rutan untuk meminimalkan pergerakan peredaran Narkoba didalam Rutan. Mengapa Rutan sasaran kerja sama BNK karena disanalah kumpulan para pelaku pelanggaran narkotika.

Dari kunjungan BNK beberapa waktu lalu sudah ada pembahasan awal dengan Rutan dan akan ditindak lanjuti realisasinya yakni berupaya perang dengan narkoba.

“Kita sangat berharap dengan bisa pendekatan langsung kepara Napi itu secara intens dengan melalui sosialisasi ataupun hal lainnya, mampu mencegah para pelaku yang sudah pernah terjerumus untuk tidak kembali usai menjalani masa tahanan di Rutan,“ jelas Gamalis.

Artinya, pendekatan dikemas melalui kerjasama tersebut menjadi langkah awal BNK dan Rutan. Besar harapan bisa segera terealisasi dan belangsung terus berjalan beriringan.

“Dengan dibukanya kerjasama semacam ini kita sangat berharap bisa menekan para pecandu narkoba yang menjalani hukuman, agar tidak lagi terkontaminasi dengan kasus serupa setelah keluar bebas menghirup udara segar,“ imbuh Putra Sulung dari tiga bersaudara itu.

Sementara itu secara terpisah Kepala Rutan Kelas II.B Tanjung Redeb, Puang Dirham saat dijumpai diruang kerjanya, membenarkan bahwa pihaknya sudah ada pembahasan kearah sana. Rencana kerja sama akan diawali dengan menyusun sejumlah kegiatan bersama BNK Berau.

“Pembahasan awal sih memang sudah ada, tinggal nanti bagaimana progresnya akan disesuaikan dengan tahapan rencananya seperti apa,” papar beliau.

Puang menambahkan bahwa kerjasama tersebut tidak hanya fokus pada pemberantasannya, namun lebih kepada pencegahan dan mengembalikan para narapidana narkoba yang sudah menjadi pemakai maupun pecandu untuk kembali ke lingkungan yang sehat.

“Nanti kita akan tes urine secara berkala kepada seluruh narapidana, dari situ kita bisa menilai berapa prosentase keberhasilan kita dalam membebaskan mereka dari lembah hitam Narkoba itu,” ucapnya menjawab pertanyaan. (nht)

Publisher : Alfian (SK)

Bagikan:

Related posts