Dua Dekade Reformasi, Belum Sesuai Harapan -Semangat dan cita-cita PKS tetap terpatri Kawal Reformasi.

Presiden PKS Akhmad Syaikhu


—- Pengantar Redaksi—-
Wahai para pejuang. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) adalah anak kandung reformasi. PKS lahir mewarisi DNA Reformasi, karena itu dalam napas perjuangan nya PKS membawa cita-cita Reformasi. Bagaimana catatan pandangan PKS sebagai partai oposisi menilai perjalanan dua dekade reformasi di NKRI ini. Berikut Wartawan Swara Kaltim Drs. Slamet Iman Santoso memaparkan Sekilas pemikiran Presiden PKS Ahmad Syaikhu Presiden PKS 2020-2025 menjadi 3 bagian tulisan bersambung berikut ini.

Silahturahmi struktur DPD PKS Kota Balikpapan diantar nya H. Sonhaji Ketua ( tengah) ke H. Rahmad Mas’ud Walikota Balikpapan di ruangan Dinas Walikota Balikpapan belum lama ini.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS), sebelumnya bernama Partai Keadilan (PK), adalah sebuah partai politik berbasis Islam yang memiliki perwakilan di parlemen Indonesia. Partai ini berdiri pada 20 April 1998 yang berawal dari gerakan aktivitas dakwah Islam sejak 1980-an. Pemilu 2019 menjadi pemilu kelima yang diikuti partai ini. Pada Munas (Musyawarah Nasional) PKS 30 November 2020 merubah logo, mars dan hymne . PKS saat indentik dengan Partai Islam Rahmatan Lillalamin.
Presiden PKS Ahmad Syaikhu dalam pidato politiknya Selasa,(20/4/’21) pada Milad PKS dalam kesempatan itu ingin mengingatkan kembali bahwa semangat PKS mengawal cita-cita reformasi itu tetap terpatri dalam hati kita dan menjadi langkah perjuangan kita semua nya.
PKS lahir dengan semangat ingin menghidupkan berbangsa dan bernegara yang lebih demokratib. Syaikhu mengatakan reformasi syaratnya ada pada proses kehidupan berbangsa dan bernegara. Dari rezim otorianisme menuju menuju rezim demokratis.
“Oleh karena itu jika ada upaya-upaya untuk memutar balikkan haluan kehidupan berbangsa dan bernegara untuk kembali ke rezim otorianisme, maka hal itu telah mengkhianati semangat dan cita-cita reformasi,” ujarnya.
Sebagai bangsa Syaikhu menegaskan kita tidak boleh membiarkan hal itu terjadi. PKS akan berjuang sekuat tenaga untuk menjaga dan merawat citra Demokrasi di Indonesia. PKS bersama rakyat dan kekuatan masyarakat sipil akan menjaga demokrasi. PKS memastikan bahwa roda perjalanan bangsa ini ada di jalur dengan prinsip-prinsip demokrasi yang termaktub dalam konstitusi UUD Negara Republika Indonesia 1945.

PKS hadir bersama rakyat menjadi menjadi kekuatan oposisi yang mengontrol dan menyeimbangkan jalanya roda pemerintahan . Sikap oposisi tegas Syaikhu terlahir bukan hanya ingin berbeda. Tapi sikap oposisi PKS karena dari kesadaran kebangsaan yang kokoh bahwa demokrasi yang sehat membutuhkan kekuatan penyeimbang.
PKS berkewajiban untuk memastikan bahwa pemerintahan dipilih oleh rakyat bekerja untuk rakyat dan di jalankan penuh semangat melayani rakyat.
” 2 dekade reformasi tetapi praktek demokrasi kita masih belum sesuai harapan. Sebagai bangsa kita masih terjebak dalam proses transisi demokrasi yang berkepanjangan,” kata Syaikhu.
Demokrasi kita lanjutnya bisa dibilang belum naik kelas ke pase konsolidasi demokrasi. Bahkan kalau di amati 5 tahun terakhir demokrasi kita hanya mengalami stak nasi bahkan mengalami kemerosotan, kemunduran atau regresi.
Kemunduran dan kemerosotan demokrasi di NKRI ini harus menjadi peringatan agar kita sebagai bangsa bangkit bersama-sama untuk memastikan demokrasi tetap berjalan di reel yang benar. “Kita harus mendorong proses demokrasi Indonesia. Tidak hanya berjalan benar berjalan secara prosedural, tapi juga secara substansial. Demokrasi harus hadir membawa rasa keadilan, kesejahteraan untuk semua dan demokrasi harus membawa rasa persatuan dan persaudaraan bukan perpecahan dan pertikaian,” harap Syaikhu. ( Bersambung).

Bagikan:

Related posts