Genderang Pilgub Kaltim Mulai Hangat

Assalamualaikum warahmatullah wabaraktuh.
Takobballahu minna wa minkum. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Salam sehat pembaca Harian Swara Kaltim, baik koran maupun online.
Lebaran Idulfitri 1442 Hijriah sudah dilalui bersama. Indahnya kemenangan setelah berjuang menjalani Ibadah Ramadan 1442 Hijriah pun telah dirasakan bersama sanak keluarga, meski disuasana berbeda, yakni di masa Pandemi Covid-19. Selanjutnya, kita kembali merajut hari demi hari menjalani kehidupan di Benua Etam Kaltim.
Kali ini, penulis mencoba mengajak pembaca dan sahabat Swara Kaltim untuk bersama menilai bagaimana perkembangan terkini dinamika politik di Benua Etam yang mayoritas penduduknya heterogen atau semua suku bangsa di Indonesia ada. Maka, wajar, apabila dengan jumlah penduduk kurang lebih 3,6 juta jiwa saat ini, dengan luasan wilayah satu kali Pulau Jawa dan Setengah Pulau Madura, Kaltim dinilai atau disebut Indonesia Mini. Belum lagi ditambah dengan kekayaan alam yang melimpah.
Kembali ke dinamika politik di Benua Etam. Khususnya perhelatan Pemilihan Gubernur Kaltim yang direncanakan serentak pada 2024. Meski, pertarungan menuju KT 1 dan KT 2 itu masih cukup lama. Tetapi, perbincangan bahkan hingga postingan media sosial pun sedikit banyaknya sudah mulai cenderung mengarah pada Pilgub Kaltim.
Begitu pun calon yang diusung para penikmat informasi politik maupun masyarakat yang suka membahas isu tersebut pun semakin pintar menghubung-hubungkan siapa pantas berpasangan dengan siapa.
Adapun dari tulisan ini, penulis mencoba mengajak pembaca untuk bersama menambah khasanah wawasan bagaimana perkembangan Politik Pilgub Kaltim ke depan.
Jika melihat perbincangan dan pembahasan publik di media sosial maupun warung kopi. Sejumlah tokoh pun menjadi hangat dihubungkan dengan Pilgub Kaltim.
Nama-nama politikus ternama di Kaltim pun mengemuka. Sebut saja, Rudi Mas’ud dari Partai Golkar, Syaharie Jaang dari Demokrat, Andi Harun Gerindra.
Bahkan, Isran Noor Partai Nasdem dan Hadi Mulyadi asal Partai Gelora pun tak luput dari prmbahasan Netizen.
Siapakah nantinya akan resmi bertarung, maka semua ditentukan waktu saja. Akan tetapi, saat ini sesuai pengamatan Swara Kaltim, Incumbent atau Petahana lebih cenderung berpeluang maju menjadi Calon Gubernur maupun Wagub Kaltim. Sedangkan yang lain masih tahap penjajakan.
Namun demikian, ini hanya perbincangan dari nitizen dan warung kopi. Melihat situasi dan kondisi tersebut, maka penulis dan Swara Kaltim menilai Genderang Pilgub Kaltim Mulai Hangat dibahas hingga perhelatan dimulai.
Untuk itu, Swara Kaltim akan berupaya setiap harinya siap menyajikan informasi politik di Benua Etam di Halaman Depan, sehingga dapat menjadi khasanah, wawasan, cakrawala pengetahuan masyarakat Kaltim tentang politik Provinsi Kaltim yang saat ini menjadi Calon Ibu Kota Negara (IKN) baru.(*/sk)

Penulis : Muhammad Norjaya (Redaktur Pelaksana)

Bagikan:

Related posts