Pentingnya Data Pribadi dan Bahaya Cyber Crime

YOGYAKARTA, Swarakaltim.com – Pesatnya kemajuan dan pemanfaatan teknologi yang antara lain terdorong oleh situasi pandemi Covid-19 saat ini memberikan tantangan dan peluang tersendiri bagi para generasi muda.

Adanya kemudahan akses terhadap teknologi membuat generasi muda seolah diberikan kebebasan berselancar di dunia maya dengan intensitas keingintahuan yang tinggi, tanpa mengetahui dan memahami risiko yang dapat mereka terima di kemudian hari.

“Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi memberikan berbagai manfaat bagi penggunanya. Namun, di sisi lain, teknologi juga dapat membawa dampak negatif. Salah satu dan yang paling sering terjadi adalah pencurian atau pembobolan data privasi pengguna, terjadinya Cyber Crime,” kata Uni Tsulasi Putri SH MH, dosen Fakultas Hukum (FH) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Senin (28/6/2021).

Menurut Uni Tsulasi, pencurian data privasi ini biasanya dapat dimulai apabila memasang suatu platform yang mengharuskan pengguna mengisi data diri yang bersifat privasi. Selain itu, berbagai upaya kejahatan siber juga sedang marak terjadi di era digital lebih-lebih di masa pandemi ini.

“Salah satu upaya meminimalisasi dampak negatif terhadap penggunaan teknologi oleh para generasi muda,” kata Uni Tsulasi.

Hal ini disampaikan Uni Tsulasi Putri SH MH dan Bita Gadsia Spaltani SH MH, keduanya dosen Fakulas Hukum Universitas Ahmad Dahlan, dengan menyelenggarakan dan memberikan materi dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berbentuk Penyuluhan dan Pelatihan Peningkatan Kesadaran Hukum Perlindungan Data Pribadi di Era Pandemi dan Kemajuan Teknologi kepada siswa-siswi SMAN 5 Yogyakarta selaku mitra kegiatan.

Mengingat kondisi pandemi yang belum mereda, kegiatan dilaksanakan secara online (daring), Sabtu – Minggu (26 – 27/06/2021) lalu. Dibantu oleh Vina Damayanti dan Danang Rizky Fadilla, mahasiswa FH-UA, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum dan keterampilan analisa dan logika hukum sederhana mengenai perlindungan data pribadi dan kewaspadaan terhadap kejahatan siber.

Sedangkan Fadiyah Suryani MPd Si, selaku Kepala SMAN 5 Yogyakarta mengharapkan kegiatan pengabdian masyarakat tersebut dapat memberikan manfaat ilmu bagi siswa mengenai kewaspadaan dalam perlindungan data privasi.

Muhammad Wisnu dan Rizky Syanda, siswa SMAN 5 Yogya berkomentar, satu peserta workshop mengungkapkan adanya acara seperti ini diharapkan terus berlanjut.

Setidaknya, adanya materi tentang perlindungan data pribadi di dunia maya kesadaran hukum meningkat, kesadaran menggunakan internet semakin bijak.(kr/sk)

Editor : Redaksi

Publisher : Alfian (SK)

Bagikan:

Related posts