Kebutuhan Gizi Penting untuk Golden Age Anak

SAMARINDA, Swarakaltim.com – Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim Hj Noryani Sorayalita mengatakan,  anak usia dini berada pada masa yang disebut dengan masa keemasan atau Golden Age.

Hal ini dikarenakan pada usia tersebut pertumbuhan dan perkembangan anak  sedang terjadi dengan pesatnya. Menururnya, banyak faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak, salah satu faktor yang mempengaruhi tumbuh kembangnya adalah nutrisi/gizi. 

“Kebutuhan akan gizi pada anak balita sangatlah penting untuk pertumbuhan dan perkembangannya, terutama perkembangan otaknya karena pada masa inilah, perkembangan kecerdasan balita terjadi sangat pesat,”kata Noryani Sorayalita pada acarapenyerahkan  simbolis bantuan nutrisi susu bagi anak-anak ojol di Kaltim, yang dilaksanakaan di Aula Dinas KP3A Kaltim, dikutip swara kaltim melalui berita biro humasprov kaltim, Rabu (7/7/2021).   

Soraya sapaan akrab Noryani Sorayalita menambahkan,  untuk memastikan kebutuhan nutrisi Balita terpenuhi dengan memberikan makanan dan minuman bergizi setiap hari selain melalui ASI ekslusif bisa ditambahkan dengan susu formula agar makin optimal.

Oleh karena itu, lanjut Soraya kegiatan pemberian nutrisi bagi anak- anak rider/ pengemudi ojek online yang digagas oleh DPP Garda Indonesia yang bekerjasama dengan PT. Kalbe Morinaga Indonesia selanjutnya ditindaklanjuti oleh DPD Garda Kaltim merupakan kegiatan positif yang patut diberikan apresiasi.

“Hal ini menunjukkan bahwa dunia usaha memiliki komitmen dan ikut berperan membantu pemerintah dalam upaya pemenuhan gizi yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” tandasnya.

Soraya juga berharap kegiatan seperti ini bisa dicontoh perusahaan lainnya di Kaltim, tidak saja pemberian bantuan susu bagi anak, tetapi juga    berkaitan dengan makanan balita sangat perlu bagi masyarakat yang memang membutuhkan, apalagi disaat pandemi Covid-19 yang  masih melanda.

“Kita harapkan,  pemberian bantuan nutrisi susu ini bisa terus berlanjut dan  tidak terbatas hanya kepada anak ojol saja, tetapi  juga kepada masyarakat luas,” pinta Soraya.(aya/sk)

Editor : Redaksi

Puisher : Alfian (SK)

Bagikan:

Related posts