Hindari Komplik, Parpol Koalisi Rahmad Harus Bertemu

H.Sonhaji KETUA DPD PKS kota Balikpapan bertemu Ketua DPC Partai Gerinda Balikpapan dalam silahturahmi kebangsaan PKS di kantor Gerinda Jl. Beler Balikpapan Selatan (29/6).

         -Catatan Suara Parpol Koalisi Pengusung Rahmad Mas’ud – (Alm) Thohari Aziz (Bagian-3)                                     

–Pengantar Redaksi—

BALIKPAPAN, Swarakaltim.com, Disaat yang sama sesungguhnya 9 Parpol pengusung Rahmad Mas’ud dan (Alm) Thohari Aziz seperti PDIP, Golkar, PKS, Demokrat, Gerindra, PKB, Perindo, PAN, PPP telah diberikan ruang yang sama dalam perjuangan yang sama untuk mengantarkan mereka bedua menjadi Walikota dan Wakil Walikota Balikpapan. Namun diatas kemenangan bersama ini parpol pengusung masih menyisakan tugas baru atas kosongnya posisi Wakil Walikota Balikpapan. PDI Perjungan ingin kekosongan wakil Walikota itu digantikan dari kader Partainya. “Ada etika dan hati nurani.” Kata Safaruddin Ketua DPD PDI Perjuangan Kaltim. Bagaimana Parpol Koalisi menyikapi hal ini. Berikut catatan Slamet Iman Santoso,S.sos Wartawan  Swara Kaltim mepaparkan.

Sesungguhnya sosiologi politik itu bukan ilmu yang satu disiplin ilmu,  tetapi tidak melihat dari prespek yang tunggal tapi juga prespektip lain. Maka muncul lah bagaimana sosiologi dan politik dalam suatu realita. Bahwa antara politik dan masyarakat saat ini memiliki relasi yang begitu dekat. Sampai disini kita sudah dapat membayangkan bahwa sosial politik ternyata memang tidak tunggal secara padangan dalam memahami dinamika  kehidupan  sosial di masyarakat.

Pertemuan Silaturahmi Kebangsaan PKS Balikpapan dengan PPP Kota Balikpapan di Novotel Hotel Balikpapan Minggu, (3/7/’21)

Pandangan lain dari Noor Thoha Ketua KPU Kota Balikpapan  mengatakan setelah pelatikan pengisian kekosongan posisi Wakil Walikota itu bisa dilakukan.  Partai politik pengusung bisa mengajukan dua nama sebagai calon pengganti mendiang (Alm) Thohari. Mekanismenya nanti hingga muncul dua nama itu tergantung pada kesepakatan Parpol tersebut. Seadangkan PAN saat ini tidak memiliki kursi di parlemen. Tentu Proses ini berdasarkan aturan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016.

Foto bersama DPD PKS dan DPC PDI-P Kota Balikpapan di acara Silahturahmi kebangsaan di rumah juang PDI-P Balikpapan di Sepinggan Pratama (28/6/’21).

“Semua tergantung musyawarah koalisi parpol. Namun dipastikan dalam pasal 176 bahwa yang mengusulkan dua nama tersebut adalah partai pengusung,” Kata Noor Thoha pada media.  

Muhammad Taqwa, Spi Ketua DPC Gerindra Kota Balikpapan terkait koalisi pengusung Rahmad dan (Alm) Thohari menegaskan Partai Gerinda tegas dan tetap memegang komitmen  mengusung  Sabarudin kader terbaiknya yang sudah mendapatkan surat rekomendasi dari DPD dan DPP Partai Gerindra. 

“Semua partai mempunyai hak dan kewajiban yang sama untuk mengajukan nama pengganti mendiang  sebagai partai pengusung. Ini bedasarkan aturan Undang-Undang. Empati dan rasa hormat kami pada Alm sebagai orang beriman dan dari sisi kemanusian itu harus.  Tapi dalam kontek politik kita harus berjalan di ruulnya,” kata Taqwa dalam silahturahim kebangsaan bersama PKS.

Lebih jauh  Taqwa menyampikan langkah yang diambil  Partai Gerindra untuk memposisikan kadernya di wakil Walikota adalah sah-sah saja. Gerindra juga ingin kadernya berkontribusi buat Balikpapan. Disisi lain namanya  partai koalisi artinya bersama atau bareng. Berhasil dan tidak berhasil kita Parpol koalisi  bareng. Baginya semua partai koalisi  punya hak, dengan nawaitu sama-sama berjuang.

Jadi parpol koalisi tidak perlu bersikap remang-remang, sampaikan jika memiliki kader terbaik nya untuk menjadi Wakil Walikota Balikpapan. Sebagai partai politik kiranya dapat memposisikan sikap politinya saat ini di jalur yang benar. 

“Kita parpol koalisi sudah sama-sama mengantarkan Bapak Rahmad dan Alm Bapak Thohari. Jangan ada persepsi kemenangan  yang salah,  bahwa Walikota terpilih Balikpapan itu adalah hasil kerja-kerja dari satu partai saja. Itu alur pikir yang salah, namanya koalisi  berjuangan bersama dengan nawaitu kemenangan yang sama,” ujar Taqwa.  

Agung S Wakil Ketua keanggotaan dan organisasi PDI-P DPC Balikpapan dalam acara silahturahim kebangsaan dengan PKS  secara terbukan menyampaikan jangan sampai karena terkait posisi pengganti Wakil Walikota mengganggu kenyamanan persatuan di koalisi.  Apa yang diinginkan Agung  disambut positip dan senanda oleh pihak PKS, Gerindra dan PPP. Untuk menghindari komplik  Taqwa menekankan seyongyanya partai koalisi bertemu dan duduk bersama. Jujur, struktur partai koalisi Rahmad-(Alm) Thohari ini masih berlaku, namun dari kemenangan hingga sekarang Ketua Parpol koalisi belum mengumpulkan Tim koalisinya untuk ngobrol bareng. (– Bersambung).  

Bagikan:

Related posts