Perumda Tirta Manuntung Usulkan 1.200 KK Pemasangan Air Bersih Khusus MBR, Gakin Tahun 2021

H.Rahmad Masud Walikota Balikpapan baju kaos hitam bermasker putih.

BALIKPAPAN, Swarakaltim.com – Perumda (Perushaan Daerah) Tirta Manuntung Balikpapan mengusulkan 1.200 KK bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) atau keluarga miskin (Gakin) di 11 Kelurahan mendapatkan pemasangan jaringan air bersih. Sejauh ini, untuk pemasangan MBR telah terealisasi mencapai 786 sambungan yang berada diwilayah RT 46 Jalan Sepakat Kelurahan Manggar.

“Perumda Tirta Mandiri mengusulkan program MBR bagi warga gakin pada 2021 mencapai 1.200 KK di 11 kelurahan,” kata Dirut Perumda Tirta Manuntung Kota Balikpapan Haidir Effendi dalam sambutanya saat meresmikan program MBR di RT 46 Jalan Sepakat Kelurahan Manggar, yang dihadiri langsung Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, Kepala Bappeda, Kadis PU, Kadis Kominfo, dan Kabag Humas Pemkot Balikpapan.Sabtu(7/8/2021).

Haidir menjelaskan, untuk pemasangan MBR telah terealisasi sebanyak 786 sambungan jaringan air bersih atau batu 50 persen dari target yang telah direncanakan tahun 2021 ini. “Kegiatan program MBR ini merupakan bagian dari implementasi visi dan misi wali kota sampai tahun 2024, guna memberikan fasilitas sambungan air gratis bagi warga tidak mampu,” tegasnya.

Ia selanjutnya mengungkapkan, untuk target pemasangan MBR tahun 2021 ini mencakup 11 Kelurahan se kota Balikpapan diantaranya
Kecamatan Balikpapan Timur ada tiga kelurahan yakni Lamaru, Manggar, dan Manggar Baru. Kecamatan Balikpapan Selatan ada di Sepinggan, sedangkan kecamatan Balikpapan Utara di Karang Joang, Graha Indah dan Batu Ampar, Gunung Samarinda, sisanya di Balikpapan Tengah kelurahan Sumber Rejo dan Balikpapan Kota di Telagasari dan Klandasan Ilir.

Sementara itu,Wali Kota Balikpapan Rahmad Masud mengungkapkan, pemasangan jaringan air bersih ini merupakan visi dan misi pemerintah kota yang dilaksanakan PDAM Balikpapan.

“Kami memiliki tugas melayani masyarakat yang memang air bersih menjadi kebutuhan pokok bagi warga,” kata Rahmad.

Rahmad mengaku, pemerintah kota kini terus mencari sumber bahan baku air bersih, sebagai bentuk memberikan layanan 100 persen air bersih bagi warganya.

“Untuk tahun 2022, kami menargetkan pemasangan 1.500 sambungan baru, dan ini juga komitmen PDAM. Sehingga harus dipikirkan bagaimana penyediaan bahan baku air bersihnya,” tegasnya.

Rahmad mengatakan, Pemkot Balikpapan kini berharap pengerjaan Embung Aji Raden di Lamaru bisa lebih cepat, termasuk rencana kerja sama dengan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) untuk penyediaan bahan baku air.

“Sehingga dengan ketersediaan bahan baku air ini, maka warga akan beralih dari memanfaatkan air dalam tanah ke air PDAM,” paparnya.

Saat diwawancarai wartawan swarakaltim.com, salah satu penerima manfaat program MBR di RT 46 Manggar Hasna mengaku, dirinya sejak 13 tahun lalu tinggal disini dan diakui sangat sulit mendapatkan air bersih. Sehingga untuk kebutuhan air minum hanya mengandalkan air galon dan untuk mandi memakai air sumur.

“Saya sudah 13 tahun tinggal di Manggar dan baru hari ini bisa dapat bantuan pemasangan sambungan air bersih PDAM.Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kota yang peduli ke warga yang kurang mampu,” tegasnya.(SIS)

Bagikan:

Related posts