Ibu Hamil Segera Mendaftar ke Puskesmas, Agar di Vaksinasi Covid 19

BALIKPAPAN, Swarakaltim.com – Bagi ibu hamil yang akan mendapatkan vaksinasi Covid -19 dapat segera mendaftar diri ke Puskesmas. Hal ini perlu disampaikan
setelah sebelumnya ada sosialisasi dari Kementerian Kesehatan.

“Kami telah mengikuti sosialisasi dari Kementerian kesehatan, agar di daerah daerah diminta untuk melakukan persiapan yang tahapnya adalah mengumpulkan data ibu hamil yang saat ini sampai usia kehamilan trimester dua,” kata Kepala DKK Balikpapan Andi Sri Juliarty saat diwawancarai swarakaltim.com. Senin (9/8/2021).

Selanjutnya Andi biasa disapa Dio mengungkapkan, apabila data ibu hamil telah di data semua, kemudian akan dikirimkan ke Provinsi dan Kemenkes untuk mendapatkan vaksin. Adapun data ini tidak di close dan akan mulai dilakukan pengiriman hari ini.

“Saya berharap kepada ibu hamil untuk segera melaporkan ke puskesmas, karena diakui ada yang tidak periksa kehamilan lewat puskesmas,” tegasnya.

Kini pemerintah juga terus berusaha, agar dosis vaksin yang dikirim ke Balikpapan bisa bertambah, hal ini terus disampaikan Walikota Balikpapan Rahmad Masud dan Gubernur Kaltim Isran Noor setiap ada kegiatan evaluasi dengan Satgas Covid pusat, mengingat Kota Balikpapan masih dalam PPKM level 4, sehingga diminta percepatan vaksinasi.

“Minggu ini cukup banyak vaksin yang dikirim untuk balikpapan, saat ini ada 8.000 dosis, dan akan datang lagi 160 dosis, kemudian 10 ribu dosis, dan yang masih ada stok di gudang obat ada 8800 dosis,ungkapnya

Dio menegaskan, untuk Herd immunity atau kekebalan kelompok yang dihasilkan dari program vaksinasi perlu dipercepat agar warga terlindungi dari penyebaran Covid-19. Untuk Balikpapan, kekebalan kelompok tersebut akan tercapai 70 persen tergantung pada ketersediaan vaksin.

“Pencapaian herd immunity 70 persen tergantung ketersediaan vaksin dari pusat.Namun demikian, dinas kesehatan maupun para tenaga kesehatan di Kota Balikpapan selalu siap melaksanakan vaksinasi. Ditambah antusias masyarakat untuk disuntik juga cukup tinggi,” katanya.

Dio menambahkan, berdasarkan intruksi dari Wali Kota Balikpapan Rahmad Masud bahwa Camat, Lurah, pihak Puskesmas, jika ada warga yang terpapar Covid-19 untuk segera memanfaatkan tempat isolasi terpusat yang disiapkan Pemkot Balikpapan seperti di Asrama Haji, Hotel Grand Tigas Mustika, Wisma yang bisa dimanfaatkan warga untuk menjalani isolasi. Begitu juga, untuk ketersediaan obat –obatan dipastikan tetap tercukupi, sehingga warga yang menjalankan isolasi mandiri maupun yang dirawat di rumah sakit akibat terpapar Covid-19 tidak perlu khawatir.

“Saya berharap kepada kepada warga untuk terus menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, jaga jarak dan mencuci tangan dengan air mengalir. Warga diminta untuk tidak keluar rumah apabila tidak begitu penting,” tegasnya.(SIS)

Bagikan:

Related posts