Wabup Mahulu Hadiri Paripurna Nota Pengantar Perubahan APBD 2021

Caption: penyerahan berkas pandangan umum dari Fraksi PKB diterima Ketua DPRD Mahulu Novita Bulan didampingi Wakil Ketua I Tiopilus Hanyes dan Wabup Mahulu Yohanes Avun.

MAHAKAM ULU, Swarakaltim.com – Wakil Bupati Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) Drs.Yohanes Avun,M.Si, menghadiri rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021.

Rapat paripurna itu dipimpin Ketua DPRD Mahulu Novita Bulan, didampingi Wakil Ketua I DPRD Mahulu Tiopilus Hanye, yang dihadiri sejumlah pejabat teras dan anggota DPRD Mahulu. Kegiatan berlangsung di ruang rapat BP4D Mahulu, Senin (20/9/2021).

Sedangkan Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh SH, dan beberapa anggota dewan lainnya mengikuti rapat paripurna tersebut, melalui aplikasi zoom meeting di ruang kerjanya masing-masing.

Adapun penyampaian keempat fraksi di DPRD Mahulu, memaklumi kondisi pembangunan yang terjadi di wilayah ini akibat dampak dari pandemi Covid-19. Untuk itu Pemkab Mahulu harus dapat mencari terobosan dan inovasi agar pelaksanaan kegiatan pembangunan yang bertujuan menyejahterakan masyarakat dapat terwujud.

Hal itu disampaikan oleh Fraksi Gerindra, PDI, PKB dan Golden, setelah pemandangan umum ini disampaikan memalui rapat pemandangan umum nota pengantar tentang Perubahan APBD Tahun 2021 oleh Pemkab Mahulu, pada Jumat 17 September 2021.

Fraksi Gerindra melalui juru bicaranya Petrus Higang, menerangkan bahwa pihaknya memahami atas pemaparan pemerintah terhadap nota pengantar keuangan yang jelas memberi gambaran yang tidak sejalan dengan harapan bersama. Hal tersebut menunjukkan dari sisi sumber penerimaan mengalami penurunan, sehingga perlunya ada kebijakan evaluasi dan penyesuaian.

“Dengan melihat kondisi yang menurun ini, kesimpulan bahwa pemerintah memberikan pandangan belum bisa mengakomodir semua harapan dan keinginan masyarakat. Semoga dengan menurunnya pandemi diberbagai daerah, maka sangat berpengaruh pada kegiatan ekonomi masyarakat semakin tumbuh dan pendapatan masyarakat akan terus meningkat,” tutur Higang.

Melalui OPD terkait, kata Higang, Pemkab Mahulu untuk terus berupaya mencari peluang, guna ditingkatkan sumber pendapatan maupun penerimaan yang terbarukan.

Sedangkan Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melalui juru bicaranya Tiopilus Hanye menyikapi hal serupa, merasa bersyukur dengan menurunnya pandemi di daerah Mahulu yang mana sudah kembali menjadi zona yang aman.

“Ini akan memotivasi kita, agar roda pemerintahan dan kegiatan pembangunan bisa berjalan dengan lancar dengan asumsi bahwa ekonomi kita bisa pulih kembali,” ujar Hanye

Disampaikan juga oleh Uling dari Fraksi PKB, mencermati keberhasilan pemerintah dalam tata pengelolaan anggaran dan dari sisi capaian anggaran serta penggunaan anggaran, antara target dan pencapaian realisasi anggaran. Maka perlu adanya penyesuaian melalui kerangka perubahan anggaran pada struktur anggaran pada APBD 2021.

Sementara itu Fraksi Demokrat melalui juru bicaranya Kelawing juga menyatakan mengerti dan memahami adanya penurunan yang diakibatkan dengan pandemi saat ini.

“Jangan sampai dampak Covid-19 membuat kita turun semangat untuk terus melakukan pekerjaan penting untuk menyokong pembangunan Mahakam Ulu kedepan,” tegasnya.

Rapat paripurna itu juga dihadiri Sekda Mahulu Stephanus Madang, Sekwan DPRD Mahulu Honorata Husun, Asisten Bidang Sosial Ekonomi dan Pembangunan E Tek Hen Yohanes, Danramil Long Bagun Lettu Inf I wayang Sudiarsa, Kapolsek Long Bagun AKP Purwanto, dan sebagian anggota DPRD.

Penulis : Alfian

Editor   : Redaksi

Bagikan:

Related posts