Sungai Mahakam Meluap, Kampung Tering Seberang Mulai Terendam Banjir

SENDAWAR, Swarakaltim.com – Banjir kembali melanda sejumlah daerah di Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), hal itu menyusul meningkatnya intensitas hujan dalam sepekan terakhir.

Di Kecamatan Tering Kubar, genangan air merendam kawasan pemukiman penduduk yang berada di pesisir sungai mahakam. Aquilan (28), salah seorang warga mengatakan, hingga pukul 17.30 WITA, ketinggian genangan air mencapai 50 sentimeter.

“Sumber genangan air  berasal dari luapan Sungai Mahakam. Sekarang ketinggiannya masih selutut orang dewasa, namun terlihat air terus merangkak naik hingga menggenangi badan jalan Tering Seberang,” ujarnya kepada media ini, Senin (7/3/2022).

Dalam sebulan terakhir, kata dia, sudah empat kali genangan air terjadi di wilayahnya itu. Selain intensitas hujan yang meningkat, kondisi wilayah yang berada dielevasi rendah membuat daerahnya jadi langganan banjir.

“Berhubung wilayah kita di Tering Seberang ini dataran rendah, jadi pasti kena dampak banjir. Memang sudah langganan sih. Hampir setahun sekali kena banjir. Bulan ini sudah sekitar empat kali banjir,” tuturnya.

Dia mengaku, biasanya air baru bisa surut saat air sungai mahakam di wilayah Mahakam Ulu tak ada lagi banjir kiriman. “Sekarang masih tinggi, biasanya menjelang malam baru surut, namun terkadang bisa terus naik, ketika hujan terus trusan tak mereda. Jadi warga sini biasa begadang antisipasi jika airnya terus naik,” imbuhnya.

Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubar,  genangan air di beberapa daerah langganan banjir mulai naik sejak Minggu (6/3/2022).

Sementara di Kampung Muara Tae, Kecamatan Jempang, banjir memutus akses Jalan Trans Kaltim, Kubar-Kukar. Begitu pula di wilayah Kecamatan Muara Lawa dan Kecamatan Bentian Besar, bahkan banjir telah merendam ratusan rumah penduduk di wilayah tersebut.

“Banjir juga masih menggenangi Kampung Muara Tae, bahkan memutus akses jalan Trans Kaltim, Kubar-Kukar. Badan jalan di Muara Tae dan Muara Lawa saat ini tidak bisa di lalui,” cetus Daniel melalui telefon seluler kepada media ini siang tadi.

Penulis : Alfian

Editor : Redaksi

Publisher : Rina

Loading