Gubernur Minta OPD Percepat Penyerapan Anggaran

SAMARINDA, Swarakaltim.com – Gubernur Kaltim H Isran Noor menegaskan saat ini sudah memasuki Bulan Agustus 2022, program-program kerja di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus dipercepat, oleh karena itu sebagai pimpinan OPD punya tanggung jawab untuk bagaimana membantu stafnya untuk segera bekerja cepat.

Gubernur Isran Noor menambahkan, bulan Oktober ini, seluruh gubernur, bupati dan walikota se Indonesia diundang Presiden Republik Indonesia Joko widodo, untuk menyampaikan laporan kegiatan pertanggungjawaban tahun 2022, sudah sejauh mana perkembangannya, termasuk kegiatan prioritas yang telah di presiden dalam hal penyerapan anggaran agar di percepat.

“Dalam percepatan penyerapan anggaran, harus mengikuti peraturan perundang-undangan yang berlaku, agar kita semua aman,” pesan Isran Noor dalam arahannya pada acara pelantikan dan mengambil sumpah/janji 14 pejabat pimpinan tinggi pratama baik kepala dinas/badan/biro dilingkup Pemprov Kaltim, di Pendopo Odah Etam Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Jumat (5/8/2022) lalu.

Termasuk dalam hal penggunaan produk-produk dalam negeri dengan memberdayakan produksi UMKM. Dengan mempercepat penyerapan anggaran, lanjut Isran Noor merupakan salah satu cara untuk dapat mengungkit perbaikan pertumbuhan ekonomi dan belanja masyarakat.

“Termasuk dalam hal penggunaan produk-produk dalam negeri dengan memberdayakan produksi UMKM,” tandasnya dikutip Swara Kaltim melalui berita Biro Adpim Setprov Kaltim.

Isran Noor meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) menghindari terjadinya Silpa pada akhir tahun anggaran. Sebab itu perlu dilakukan percepatan penyelesaian pengadaan barang dan jasa (tender/pengadaan langsung).

“Percepatan penyelesaian pergeseran anggaran dengan penyesuaian volume/target output kegiatan tersebut, terutama untuk paket pekerjaan kontraktual. Proses ini harus mempertimbangkan sisa waktu demi penyelesaian pekerjaan,” kata Isran Noor.(aya/sk)

Loading