Dewan Dukung Pecinta Otomotif, Lokasi Siap, Meski Belum Permanen

Foto Wakil Ketua I DPRD Berau Syarifatul Syadiah

TANJUNG REDEB, Swarakaltim.com – Belum adanya wadah yang menampung hobi para pecinta Berau Otomotif Society (BOS) membuat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau angkat bicara. Melalui Wakil Ketua I DPRD Syarifatul Syadiyah, lokasi latihan sementara para pecinta otomotif tersebut sebagaimana BOS minta yakni jalan di segmen II ring road Kelurahan Sei Bedungun Kecamatan Tanjung Redeb, Dewan intinya suport selama ada ijin dari Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (DPUPR) sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bertanggung jawab atas fasilitas tersebut.

“Karena bangunan itu belum diserah terimakan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau hingga saat ini. Itu sebabnya badan jalan tersebut masih ditutup utnuk umum. Selain itu di jalan segmen II tersebut ada dua jalur, dimana sebelahnya digunakan warga untuk jogging, maka hanya sebelahnya saja yang bisa dimanfaatkan untuk arena Latihan pecinta otomotif. Pada intinya kami sangat support hobi itu, sebab merupakan bagian dari olahraga bidang otomotif dan otomatis dibawah naungan KONI,“ papar Wakil Rakyat dari Partai Golongan Karya (Golkar) itu.

Terkait lahan di Segman II, diakui oleh tokoh politik dari Golkar itu bahwa sudah mendapat restu dari DPUPR untuk BOS gunakan sementara untuk latihan.  Hanya saja pihak DPUPR minta agar sebelahnya tetap bisa dimanfaatkan oleh warga untuk jogging. “Jika Pemkab melalui DPUPR sudah memfasilitasi lokasi, kami berharap agar jangan sampai Latihan mereka digelar dijalan umum, karena bisa mengganggu pengguna jalan lainnya,“ imbuh salah satu gender di lembaga Legeslatif tersebut.

Lanjut beliau, jika kawasan jalan dari Teluk Sulaiman menuju Teluk Sumbang saja pernah dijadikan arena balap otomotif oleh pecinta otomotif dari Kutai Timur, bahkan mampu mendatangkan ratusan pengunjung. Kenapa tidak disuport BOS ini untuk mengasah kemampuannya dengan berlatih di lokasi belum difungsikan namun jelas ijinnya, sebab selain pengembangan hobi dan peningkatan kualitas olahraga, dari pecinta otomotif tersebut juga bisa bedampak lain, baik pariwisata maupun ekonomi warga disekitar lokasi sirkuit sementara.

“Jika memang hobi pecinta otomotif ini bisa menjadi magnet tersendiri yang mampu mendatangkan peserta dan penonton dari berbagai daerah, itu kami anggap sangat positif dan perlu dikembangkan, hanya saja lokasinya masih belum permanen, semoga saja kedepan akan bisa pemerintah perjuangkan lokasi yang lebih layak dan permanen,“ pungkas Dewan yang akrab di sapa Sari tersebut. (Nht/Adv).

Loading