TP-PKK Kampung Minta Kedatangan Dewan Juri Aku Hatinya PKK Kaltim

Caption: Dewan juri lomba AKU HATINYA PKK berkeliling melihat langsung keadaan inovasi, kreativitas dan karya TP PKK Kampung Minta.

SENDAWAR, Swarakaltim.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kampung Minta Kecamatan Penyinggahan Kabupaten Kutai Barat (Kubar) terus berbenah, sesuai dengan arahan dan binaan TP-PKK Kabupaten Kubar.

Hal ini dalam rangka mengikuti Lomba AKU HATINYA PKK tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), sejak Senin (7/11/2022). Tim PKK wilayah ini kedatangan 2 juri dari TP PKK Kaltim, yaitu Dyah Anggraini dan Susan Khaerani.

Kedatangan kedua juri beserta rombongan ini, diambutan warga setempat dengan antusias. Hal ini dibuktikan dengan acara seremonial yang cukup ramai dengan tarian pesisir dari anak SD dan SMP, serta pengalungan bunga di pintu masuk pelabuhan Kampung Minta.

Setelah acara seremonial dan melihat pameran hasil olahan TP PKK, dewan juri berkeliling untuk melihat langsung kreativitas dan inovasi TP PKK kampung Minta dalam mengikuti lomba AKU HATINYA PKK tingkat Provinsi Kaltim.

Camat Penyinggahan Mochammad Fauzan Lutfy menuturkan, dalam mendukung lomba tersebut, TP PKK didukung aparat Kampung dan Kecamatan terus berkarya, dengan berinovasi di tengah kondisi, cuaca dan keadaan, Kampung Minta yang wilayahnya berada di dataran rendah dan rawan banjir.

“Kami tidak berdiam diri tetap ingin menghasilkan padi sebagai makanan pokok dengan membuat padi apung, limbah rumah tangga yang dijadikan pupuk, pot dari bahan bekas dan batang aren serta berbagai olahan ikan dan kue dari gula aren,” tutur Camat.

Sementara sambutan Ketua TP-PKK Kubar, Yayuk Seri Rahayu Yapan, disampaikan Waket III Krisensia Rikam, mengajak TP PKK untuk memanfaatkan pekarangan di tengah kondisi dan situasi. “Sehingga halaman bisa lebih asri yang bisa menambah gizi bagi keluarga,” ajaknya.

Sementara dewan juri TP-PKK Kaltim, Dyah Anggraini mengatakan, lomba AKU HATINYA PKK bukan hanya sekedar lomba. Tetapi menguatkan rasa silaturahmi dan persaudaraan.

“Tetap semangat mengikuti berbagai lomba yang telah diprogramkan oleh TP-PKK. Yang penting ikut untuk menambah pengalaman, walaupun menang itu hanyalah bonus,” tukasnya. (Adv/iyn)

Loading