Disperindag Kukar Antisipasi Kelangkaan Elpiji 3 Kg

ILUSTRASI – Pasokan gas LPG 3 kg

TENGGARONG, Swarakaltim.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kabupaten Kutai Kartanegara melakukan langka-langkah antisipasi tabung gas elpiji (LPG) 3 Kg.

Ini menyikapi prediksi permintaan gas LPG 3 Kg di Kabupaten Kutai Kartanegara yang diprediksi naik hingga 20 persen pada di Ramadhan 2023. Namun, Disperindag Kukar memastikan pasokan gas LPG 3 kg aman selama puasa.

Tak hanya saat Ramadhan, ketersediaan LPG juga akan terus dipastikan tersedia menjelang dan Hari Raya Idulftiri.

“Insya Allah aman saja, asal tidak ada bencana alam,” ujar Sekretaris Disperindag Kukar, Sayyid Fhatullah, baru-baru ini.

Namun dikatakannya jika ada bencana alam, maka pasokan LPG bagi masyarakat miskin akan terganggu. Khususnya kecamatan yang ada di wilayah hulu mahakam, seperti Kenohan, Kembang Janggut dan Tabang.

Bukan hanya stok yang terbatas, harga juga akan turut berpengaruh, melonjak hingga dua kali lipat dari harga normal.

“Selama akses jalan bagus saja, stok gas tidak ada masalah. Kalau ada banjir itu yang membuat kendala,” jelasnya.

Fhatul menambahkan, kebutuhan gas LPG 3 kg di Kutai Kartamegara memang diprediksi meningkat hingga 20 persen menjelang bulan Ramadan.

Biasanya, kebutuhan Kukar per bulan hanya berkisar 2500an tabung. Kini kebutuhannnya bertambah hingga 50 ribu tabung gas LPG.

Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Kukar telah melakukan antisipasi atas lonjakan tersebut. Pemda akan mengajukan permohonan penambahan kuota LPG menjelang Ramadan.

“Biasanya pertahun bagian ekonomi melalui Pemkab Kukar memohon penambahan kouta menjelang hari besar keagamaan,“ tandasnya. (bio)

Loading