Cetak Atlet Internasional, Gubernur Minta DBON Rekrut Pelatih Kelas Dunia

Loading

BALIKPAPAN, Swarakaltim.com – Keinginan Gubernur Kalimantan Timur Dr Isran Noor agar Kaltim bisa mencetak atlet kaliber internasional, bukan isapan jempol belaka. Di hadapan Deputi IV Kemenpora Surono, gubernur berharap DBON Kaltim bisa mengontrak pelatih asing untuk pembinaan atlet usia dini.

Hal ini disampaikan Isran Noor pada pembukaan Upgrading yang bertema Ciptakan SDM Berkualitas untuk Mendukung Desain Besar Olah Raga Nasional  di Kalimantan Timur, Kamis 13 Juli lalu di Balikpapan.

“Jangan tanggung-tanggung untuk mencari pelatih, rekrut pelatih yang memiliki reputasi dunia,” pinta Isran Noor dengan penuh semangat.

Gubernur memberikan alternatif seperti dari negara- negara Asia yang memiliki karateristik fisik dengan Indonesia. “Jangan dari Eropa yang memiliki perbedaan fisik  dengan negeri kita,” tegasnya.

Kemudian lanjutnya, agar tidak memilih cabor yang sudah menunjukkan prestasi internasional seperti cabor panjat tebing, angkat besi.

Melalui visi dan misi yang diemban untuk membina atlet usia dini, DBON  Kaltim diyakini bakal mampu mencetak atlet top masa depan. “Jangan ragu untuk merekrut pelatih handal, karena menyangkut pendanaan, Kaltim mampu membiayainya,” tegas Isran optimis.

Sementara itu Kepala Pelaksana Sekretariat DBON Kaltim Dr Ir H Zairin Zain MSi didampingi Kadispora Hari Agus Kusuma menyambut baik keinginan gubernur tersebut. Saat ini DBON sedang menginventarisir atlet-atlet usia dini yang memiliki talenta untuk dibina menjadi atlet masa depan. “Untuk mengembangkan DBON ini, ada tim koordinasi dibantu oleh 12 lembaga OPD yang akan membantu lembaga ini kedepan nanti,” beber Zairin.

Dilakukannya upgrading ini, menurut Zairin untuk mendalami dan memahami apa tugas dari DBON sendiri. Sehingga dalam mensosialisasikan bisa satu bahasa.

Deputi IV Kemenpora Surono, mengapresiasi terhadap Kaltim yang telah terbentuk Lembaga DBON . Terbentuknya DBON sebutnya menjadi bukti bahwa daerah ini serius melakukan pembinaan terhadap atlet masa depan khususnya di kalangan anak usia dini. Kalau saat ini saja, Kaltim  selalu masuk rangking 5 besar dalam setiap ajang PON, maka nantinya daerah ini akan menjadi centralnya atlet nasional dan internasional.(adv-dbon kt/dho)