Pemkot Balikpapan Tidak Mendapatkan DAK Untuk Infrastruktur Tahun Ini

Loading

BALIKPAPAN, Swarakaltim.com – Pemerintah kota Balikpapan melalui Dinas Pekerjaan Umum memastikan kota Balikpapan tahun ini tidak akan mendapatkan bantuan alokasi khusus (DAK) untuk infrastruktur. Hal ini menjadi pertanyaan pemerintah kota Balikpapan.

”Pemerintah kota setiap tahun mendapatkan DAK untuk perbaikan jalan. Namun tahun ini tidak mendapatkan. Mengingat kota Balikpapan merupakan masuk wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN),” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum kota Balikpapan, Rita, Kamsi (10/08/2023).

Rita menjelaskan,  Pemkot Balikpapan sudah mengajukan usulan dan data-data penunjang. Namun sayangnya, justru tak mendapat alokasi DAK, itu yang kemudian dia pertanyakan.

“Saya bilang secara usulan, secara data harus kelengkapan, kami selalu melengkapi. Kenapa kami tidak diberi, kami ini kan penunjang IKN, gak ada dapat,” tegasnya.

Rita mengaku, meskipun tidak mendapatkan DAK untuk perbaikan jalan, namun pemerintah kota masih mendapat bantuan dana Inpres untuk pembangunan dan perbaikan jalan Inpres. Proyeknya dikerjakan langsung dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)

“Ya kami dapat dana Inpres untuk pekerjaan jalan di jalan Proklamasi, bukan kami yang pelaksana,” katanya.

Lanjut Rita, untuk anggaran perbaikkan jalan dalam APBD Perubahan tahun ini masih diusulkan dan sedang dalam pebahasan. Karena ada beberapa titik jalan berlubang ataupun rusak yang harus diperbaiki.

“Banyak perbaikan jalan, banyak jalan berlubang, banyak butuh hotmix. Kita masukan diperubahan, tapi kan masih proses untyk digodok. Ada di Kecamatan Tengah, ada di Kecamatan Balikpapan Kota, dan di Ringroad kan ada pekerjaanna sekarang.” ujarnya.

Perlu diketahui,  Pemerintah Kota Balikpapan akan memperoleh dana alokasi khusus (DAK) fisik dari APBN sebesar Rp68 miliar ditahun 2022. DAK Fisik tersebut akan dimanfaatkan sesuai perencanaan seperti drainase, jalan dan termasuk kegiatan ekonomi. DAK yang diterima Pemkot Balikpapan tahun 2022 ada penurunan dibanding tahun 2021 lalu. Namun penurunan yang terjadi angkanya tidak besar.(*/pr)