Siapkan Layanan Gratis untuk Ibu Hamil dan Bayi

Ayo Kunjungi Pameran Kesehatan di Big Mall 28-30 September

SAMARINDA, Swarakaltim.com – Pameran Kesehatan 2023 bertabur inovasi dan beragam talkshow edukasi kesehatan garapan Dinas Kesehatan kota Samarinda berlangsung 3 hari 28-30 September di atrium Big Mall Samarinda resmi dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) kota Samarinda Hero Mardanus Satyawan, Kamis (28/9/2023).

Sedikitnya ada sebanyak 26 puskesmas se-Kota Samarinda ambil bagian dalam pameran yang kali ini mengangkat tema ‘Samarinda Sehat Menuju Kota Pusat Peradaban’.

Hero dalam sambutan Wali Kota Samarinda yang dibacakannya mengapresiasi kepada Dinkes Samarinda yang telah menginisiasi terselenggaranya kegiatan Pameran Kesehatan tersebut.

Dimana menurut dia, kegiatan tadi merupakan salah satu cara untuk mengenalkan kepada masyarakat tentang transformasi kesehatan menuju integrasi layanan primer di seluruh siklus kehidupan melalui upaya promotif dan preventif.

Ia berharap output dari pameran ini dapat memberikan edukasi kepada masyarakat dan tokoh masyarakat serta memudahkan masyarakat untuk mengakses layanan primer yang terintegrasi.

“Sedangkan outcome nya diharapkan bisa meningkatkan pemahaman tentang transformasi kesehatan melalui integrasi layanan primer, peningkatan kapasitas dan kapabilitas via revitalisasi jejaring, standarisasi layanan di puskesmas, posyandu, dan kunjungan ke rumah, sehingga tercapai integrasi layanan primer yang bermutu dan mudah diakses masyarakat,”pintanya.

Ia menyebutkan playanan kesehatan primer di Samarinda sendiri terdapat 26 puskesmas dan 35 puskesmas pembantu, dan didukung dengan posyandu berjumlah 714 posyandu.

Menurutnya tiga hal yang menjadi fokus Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer adalah pertama, penerapan siklus hidup sebagai fokus integrasi pelayanan Kesehatan, kedua, mendekatkan pelayanan Kesehatan melalui jejaring termasuk untuk memperkuat promosi dan pencegahan yaitu melalui deteksi dan screening penyakit, dan yang ketiga untuk memperkuat pemantauan wilayah melalui digitalisasi dan pemantauan melalui dashboard situasi Kesehatan perdesaan.

Sementara, Kepala Dinkes Samarinda dr Ismid Kusasih menjelaskan, selain diikuti 26 Puskesmas, pameran tadi juga diikuti Rumah Sakit Daerah milik Pemkot Samarinda yakni RSUD IA Moeis, dan satu stand milik Dinas Kesehatan. Dimana sebut dia masing-masing stand nantinya akan mempromosikan layanan unggulan dan inovasi

“Selama tiga hari pameran berlangsung juga diisi acara hiburan dan talkshow tentang konten kesehatan,”ungkapnya.

Ia menambahkan, di acara tersebut selain edukasi kesehatan, juga ada kegiatan pelayanan kesehatan seperti pemeriksaan ibu hamil, pengukuran berat badan dan panjang balita dan pembagia vitamin A bagi balita.(dho)

Loading