DPK Bontang Gelar Rapat Koordinasi Perpustakaan

BONTANG, Swarakaltim.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang menggelar rapat koordinasi perpustakaan se-Kota Bontang dengan tema “Kolaborasi Berkelanjutan melalui Pemberdayaan Perpustakaan Menuju Masyarakat Kota Bontang yang Literat” di Pendopo Wali Kota Bontang, Selasa (14/11/2023).

Rakor ini dihadiri Wali Kota Bontang, Bunda Literasi Bontang, kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca DPK Kaltim, Kepala OPD, Camat, Lurah, PT KNI, PT KMI, PT Indominco dan PT PKT, dengan diikuti sebanyak 177 peserta dari SD, SMP (Kepala Sekolah, dan Pengelola Perpustakaan), Bunda Literasi Kecamatan dan Kelurahan se kota Bontang.

Kepala DPK Kota Bontang, Retno Febrianti mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan kapasitas pustawakan.

Pun pada kegiatan tersebut, DPK Kota Bontang menghadirkan, Taufik Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaa dan Pembudayaan Kegemaran Membaca Dinas Perpustakaan Provinsi Keltim selaku narasumber.

Retno menyebut, materi yang disampaikan Narasumber mengajarkan para pustawakan untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi informasi. Teknologi informasi yang perkembangannya semakin cepat, diharapkan dapat diaptasi oleh para pustakawan.

‘Narasumbernya dari DPK Provinsi, membawakan materi tentang menjadi pustakawan yang berpacu dengan teknologi,” ujar Retno di sela-sela kegiatan.

Dikatakan Retno, dalam materi yang disampaikan narasumber tersebut, diajarkan bahwa dunia membaca sudah bergerak dari cetak ke digital. Perpustakaan pun, harus beralih ke hal tersebut dengan menyediakan program. Seperti E Book, aplikasi membaca dan semacamnya.

Diapun berharap dengan adanya kegiatan tersebut, perpustakaan di Bontang bisa lebih berkembang seiring dengan peningkatakan kapasitas pustakawan. Sehingga, masyarakat utamanya peserta didik yang masih sekolah dapat menimba ilmu dengan lebih baik di Perpustakaan.

“Semoga dengan kegiatan ini, perpustakaan lebih modern, lebih maju sehingga kita bisa mewujudkan Bontang smart city yang dimulai dari Perpustakaan,” pungkasnya. (adv-dpk kaltim/dho)

Loading