PJU Perkotaan Masih Minim, DPRD Minta Dishub Segera SikapiSakirman: Perkotaan Saja Belum Maksimal, Bagaimana PJU di Perkampungan

TANJUNG REDEB, swarakaltim.com – Kalau ingin menciptakan seluruh ruas jalan aman dari kecelakaan maupun tindakan kriminal, maka harus utama diperhatikan adalah Penerangan Jalan Umum (PJU). Sangat disayangkan, sampai sekarang di perkotaan saja JPU belum tersikapi keseluruhan. Disisi lain fasilitas tersedia namun banyak yang tidak berfungsi.

“Mengacu pada fakta yang ada, kami meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Perhubungan (Dishub) harap gerak cepat, khususnya beberapa titik rawan di perkotaan. PJU merupakan salah satu kebutuhan masyarakat saat malam hari. Sangat disayangkan, jika lampu-lampu tersebut mati atau sudah tidak berfungsi lagi. Bahkan, beberapa jalan terlihat belum dipasangi PJU,” papar Anggota Komisi III DPRD Berau, Sakirman saat berjumpa dikantor DPRD Jl Gatot Subroto Kecamatan Tanjung Redeb baru baru ini.

Lanjutnya, PJU manfaatnya sangat penting bagi masyarakat mau di perkotaan maupun di perkampungan, karena dapat menjadi penerangan di malam hari sehingga membuat pengguna jalan merasa aman dan nyaman ketika melintas. Tidak sedikit keluhan yang diterimanya lantaran jalanan yang gelap. Selain rawan kecelakaan, kondisi jalan yang gelap juga menjadi salah satu pemicu terjadinya kriminalisasi. Hingga sekarang beberapa titik di perkotaan saja PJU-nya banyak yang tidak berfungsi, apalagi di kampung-kampung.

“Kami sudah pernah lakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan ada beberapa rencana bantuan yang sampai saat ini juga belum terealisasi. Informasinya sendiri kita dapatkan dari pusat. Menyikapi hal JPU ini saya akan mengupayakan penanganannya terutama di kampung-kampung, akan direalisasikan pada tahun anggaran 2024 mendatang. Nanti akan kita coba bahas kembali dengan Dishub kira-kira bagaimana solusi menyikapi JPU di daerah perkotaan baik yang tidak berfungsi maupun yang belum terpasang. Dengan harapan bisa direalisasikan tahun depan,” tutur Wakil Rakyat yang merupakan tokoh politik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu. (Adv/Nht/*).

Loading