Setelah 2019, Akhirnya Berau Kembali Raih Penghargaan Swasti Saba Padapa 2023

TANJUNG REDEB, Swarakaltim.com – Pemerintah Kabupaten Berau dibawah kepemimpinan Bupati Sri Juniarsih Mas dan Wakil Bupati Gamalis, kembali mempersembahkan penghargaan bagi masyarakat Bumi Batiwakkal. Penghargaan Swasti Saba Padapa diterima Pemerintah Kabupaten Berau atas keberhasilan dalam mewujudkan Kabupaten Berau Sehat Tahun 2023.

Penghargaan ini diterima langsung Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, pada malam penganugerahan tanda penghargaan Swasti Saba Kabupaten Kota Sehat dan STBM Tahun 2023 yang disaksikan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia (RI), Muhajjir Effendy di Kempinski Ballroom, Jakarta, Selasa malam (28/11/2023).

Swasti Saba adalah penghargaan yang diberikan setiap dua tahun sekali oleh Kementerian Dalam Negeri bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kepada kabuoaten dan kota yang berhasil menyelenggarakan tatanan yang ada dalam program Kabupaten Kota Sehat (KKS). Bumi Batiwakkal pertama kali meraih penghargaan Swasti Saba pada tahun 2019 dan kembali berhasil mempertahankan pada tahun 2023 ini.

Swasti Saba tahun 2023 diberikan kepada 136 pemerintah daerah dengan tingkatan wistara, wiwerda dan padapa. Selain itu juga diberikan penghargaan STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) kepada 33 pemerintah kabupaten dan kota.

Menko PMK, Muhajjir Effendy, mengucapkan selamat kepada para kepala daerah penerima penghargaan. Pembangunan bidang kesehatan ditegaskannya merupakan tanggung jawab bersama dari pusat hingga kedaerah. Termasuk dalam mengalokasikan anggaran pada bidang kesehatan dimana pemerintah daerah memiliki peran besar dalam pembangunan sektor ini.

Untuk itu Menteri Kesehatan menggagas pemberian penghargaan sebagai apresiasi kepada pemerintah daerah yang serius dalam membangun kabupaten dan kota sehat. “Saya memberikan apresiasi kepada para kepala daeeah yang memiliki kesungguhan dalam pembangunan kesehatan didaerahnya,” ungkapnya.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyampaikan rasa syukur dan bangga, Kabupaten Berau kembali menerima penghargaan ditingkat nasional. Capaian ini merupakan hasil kerja dari seluruh perangkat pemerintah dari kabupaten hingga kampung dengan keterlibatan lintas sektor dan dukungan penuh masyarakat.

Sehingga indikator penilaian kabupaten sehat bisa terpenuhi dan Berau dapat kembali mempertahankan penghargaan Swasti Saba Padapa. “Ini penghargaan luar biasa, yang kita raih berkat kerja semua dan tentu dukungan penuh dari masyarakat Bumi Batiwakkal,” ucapnya.

Bupati menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim, khususnya Forum Berau Sehat bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang terus membangun sinergisitas, mewujudkan program yang bersentuhan dengan masyarakat dalam upaya mewujudkan Kabupaten Berau Sehat.

Kedepan Mantan Ketua TP PKK Berau ini berharap, capaian tatanan kabupaten sehat dapat lebih dimaksimalkan agar capaian Swasti Saba dapat ditingkatkan lagi. “Terima kasih kepada semua pihak, terima kasih kepada masyarakat Berau yang bersama sama mewujudkan Kabupaten Berau sehat,” tegasnya.

Ketua Forum Berau Sehat, Sultan, menyebutkan syarat utama dalam penilaian kabupaten sehat adalah capaian ODF (Open Defecation Free) yang ditetapkan minimal telah 80 persen. Di Kabupaten Berau dari 110 kelurahan dan kampung telah memenuhi ODF 88 kampung kelurahan dan kampung.

Selain itu yang penilaian adalah capaian dari sembilan tatanan kabupaten kota sehat dengan menunjukkan nilai yang baik. Bersama seluruh stakeholder dan masyarakat Forum Berau sehat dengan dukungan tim pembina ditegaskannya terus berupaya mencapai maksimal dari apa yang telah ditetapkan. “Kita targetkan setiap tahun ada peningkatan, Alhamdulillah tahun ini Swasti Saba kembali kita raih,” tandasnya. (RN/Prokopim)

Loading