Dishub Balikpapan Akan Melakukan Rekayasa Jalan, Jelang HUT ke 127 Kota Balikpapan.

BALIKPAPAN, Swarakaltim.com – Jelang pelaksanaan HUT ke 127 Kota Balikpapan, akan di laksanakan rekayasa lalu lintas yang di lakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan.Rekayasa jalan ini bertujuan untuk menghindari kemacetan yang terjadi saat pelaksanaan perayaan HUT Kota.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan Adwar Skenda Putra, nantinya pada perayaan HUT ke 127 Kota Balikpapan akan dimulai dengan paripurna DPRD dalam rangka HUT ke-127 Kota Balikpapan yang akan dilaksanakan di Hotel Tjokro Balikpapan. Ada beberapa langkah untuk mengantisipasi kemacetan dengan menyiapkan rekayasa lalu lintas.

“Untuk kantong parkir di Hotel Tjokro kan terbatas, maka kita imbau kepada para tamu dan undangan untuk melakukan sistem drop atau menggunakan sopir,” tegasnya, Senin (5/2/2024).

Adwar biasa disapa Edo menghimbau,agar para tamu dan undangan dapat memanfaatkan shuttel bus yang disiapkan di Rumah Jabatan Wali Kota Balikpapan.

“Jadi nanti kendaraan diparkirkan di rumah jabatan, kemudian tamu dan undangan kita alihkan menggunakan shutel bus, ini juga antisipasi kemacetan,” jelasnya.

Lanjut Adwar, Dishub juga akan melakukan rekayasa jalan pada upacara bendera HUT Kota yang akan dilaksanakan di halaman BSCC Dome, dimana untuk jalan Ruhui Rahayu akan kita tutup, sedangkan untuk jalan Manunggal akan dibuka satu arah.

“Nantinya yang dari arah jalan Sepinggan Baru kita mau menuju Dome kita tutup dan melintasi di Jalan Kasih,” jelasnya.

Adwar menambahkan, untuk rekayasa jalan akan dilakukan juga pada saat pesta rakyat nantinya di bulan Maret, untuk sementara disiapkan pada saat Upacara HUT Kota dulu.

“Dua hari jelas upacara akan kami siapkan imbau di kawasan tersebut, agar masyarakat bisa memahami rekayasa jalannya,” ujarnya.

Perlu diketahui, Pemerintah Kota Balikpapan menggelar pesta rakyat di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome pada malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Balikpapan ke 127 yang jatuh pada 10 Februari. Untuk itu diminta kepada masyarakat Balikpapan untuk mengetahui jalur rekayasa jalan yang ada di terapkan nanti. Hal ini bertujuan, guna mengantisipasi kemacetan jalan.(*/sis)

Loading