Dimulai 2 Juni, Disdikbud Samarinda Siapkan Operator Sekolah Bantu Pendaftaran SPMB di Wilayah Pinggiran

SAMARINDA, Swarakaltim.com – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) online jenjang PAUD, SD, dan SMP di Kota Samarinda dipastikan siap dimulai pada 2 Juni 2026. Menghindari kendala teknis jaringan di kawasan pinggiran, Disdikbud Samarinda menyiagakan petugas operator di setiap satuan pendidikan untuk membantu proses input data secara langsung.

​Plt Kepala Disdikbud Samarinda, Ibnu Araby, mengonfirmasi bahwa uji coba dan sosialisasi penggunaan aplikasi mandiri tersebut telah selesai dirampungkan di seluruh kecamatan. Langkah antisipasi disiapkan bagi masyarakat yang berdomisili di wilayah dengan keterbatasan sinyal internet.

​”Bagi masyarakat yang jaringannya lelet atau terkendala di rumah, silakan langsung datang ke sekolah terdekat. Nanti akan dibantu oleh operator sekolah untuk memasukkan data pendaftaran itu. Terutama untuk warga di daerah pinggiran seperti Bukuan, Batu Besaung, Sungai Siring, hingga Pal Besi,” kata Ibnu Araby, Senin (25/5/2026).

​Ibnu menerangkan, secara teknis tidak ada perubahan mendasar pada sistem aplikasi jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Namun, ketepatan waktu pengisian data dan pemilihan jalur zonasi (rayon) tetap memerlukan ketelitian dari para orang tua murid.

“Aplikasi SPMB-nya kurang lebih sama saja, hanya penekanan-penekanan saja lagi. Yang pasti untuk mengingatkan kepada masyarakat, orang tua terutama ya untuk lebih sering dan rajin memantau jadwal-jadwal pendaftaran itu, termasuk rayonnya dilihat,” tambah Ibnu.

Sesuai petunjuk teknis, pendaftaran perdana akan dibuka untuk jalur afirmasi dan mutasi tingkat SD pada 2-5 Juni (pengumuman 8 Juni), disusul jalur domisili SD pada 8-11 Juni (pengumuman 12 Juni).

​Untuk tingkat SMP, pendaftaran jalur non-domisili (afirmasi, mutasi, prestasi) dijadwalkan pada 11-17 Juni (pengumuman 22 Juni), sementara jalur domestik atau domisili dibuka pada 22-26 Juni (pengumuman 29 Juni).

​Terkait kesiapan aplikasi, Ibnu meluruskan keluhan sejumlah orang tua murid mengenai sistem pendaftaran digital yang sempat sulit diakses dalam beberapa hari terakhir. Ia menegaskan bahwa sistem tersebut sengaja dikunci sementara untuk proses pemeliharaan agar performanya optimal saat hari pendaftaran dimulai.

​”Kita siap SPMB ini tinggal naik aplikasi aja lagi. Karena kemarin kan banyak orang tua komentar kenapa aplikasi enggak bisa dibuka, ya karena masih maintenance itu, masih diuji coba-uji cobakan. Mudah-mudahan dalam minggu ini sudah bisa naik, bisa tayang, bisa dibuka,” jabar Ibnu menutup penjelasannya.

​Disdikbud menegaskan seluruh rangkaian daftar ulang administrasi bagi siswa yang dinyatakan lolos seleksi SD maupun SMP akan dipusatkan pada bulan Juli 2026.

Pengumuman ini sekaligus menandai kesiapan daerah dalam menyambut hari pertama masuk sekolah pada 13 Juli 2026 serta pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dijadwalkan bergulir hingga 18 Juli 2026 mendatang.(DHV)

www.swarakaltim.com @2024