Dilaporkan Hilang, Lansia Warga Labanan Jaya Ditemukan Meninggal Dunia di Perkebunan

TANJUNG REDEB, swarakaltim.com – Seorang pria lanjut usia (lansia) berinisial AB (62) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan perkebunan Jalan Perkutut, RT 10, Kampung Labanan Jaya, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, pada Sabtu (11/7/2026) sekira pukul 17.00 WITA. Sebelumnya, korban sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak Jumat pagi.

apolsek Teluk Bayur, AKP Budi Witikno, mengonfirmasi insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa penemuan jasad korban berawal dari keresahan keluarga lantaran korban tak kunjung kembali ke rumah sejak Jumat (10/7) sekitar pukul 09.00 WITA. Keluhan tersebut kemudian direspons oleh Ketua RT setempat.

Merespons laporan warga, Ketua RT menginisiasi aksi pencarian bersama pada Sabtu sore pukul 16.00 WITA. Fokus penyisiran diarahkan ke area perkebunan yang kerap didatangi korban untuk mencari bibit kelapa sawit,” terang Budi dalam keterangannya.

Proses pencarian yang melibatkan warga setempat akhirnya membuahkan hasil sekitar satu jam kemudian. Seorang warga bernama Bahroni, yang turut dalam rombongan pencarian, menaruh curiga pada area di sekitar pohon besar yang tertutup semak belukar. Setelah didekati, korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan posisi tergantung.

Warga yang berada di lokasi kejadian langsung berkoordinasi dengan Pos Polisi Labanan serta tim medis ambulans, sebelum akhirnya melaporkan peristiwa tersebut secara resmi ke Mapolsek Teluk Bayur untuk penanganan lebih lanjut.

Personel Polsek Teluk Bayur segera diturunkan ke lokasi untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP), melakukan identifikasi awal, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata. Bersama warga, petugas kemudian mengevakuasi jasad korban ke UPT Puskesmas Labanan.

Pihak kepolisian memastikan telah melakukan olah TKP awal secara prosedural. Kendati demikian, penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kematian tidak dilakukan atas permintaan pihak keluarga.

“Keluarga korban menolak proses otopsi dan menyatakan telah mengikhlaskan peristiwa ini sebagai musibah. Saat ini, jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga dan disemayamkan di rumah duka untuk proses pemakaman,” pungkas  Budi. (Nht/Hms Polres).

www.swarakaltim.com @2024