Balikpapan Dorong Pembangunan Museum Sejarah, Warisan Kota Disiapkan Jadi Destinasi Edukasi dan Wisata

BALIKPAPAN,Swarakaltim.com.                               Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan berencana menghadirkan museum sejarah sebagai pusat edukasi, sekaligus destinasi wisata baru. Gagasan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, yang menilai kota ini memiliki banyak jejak sejarah penting, namun belum terhimpun secara utuh dalam satu pusat informasi yang mudah diakses masyarakat.

Menurut Bagus, Balikpapan menyimpan berbagai situs dan peninggalan sejarah, mulai dari Museum Monpera, Rumah Dahor, koleksi arsip foto di Dinas Perpustakaan dan Arsip, hingga sejarah Pertempuran Teluk Balikpapan yang juga terdokumentasi di Pangkalan TNI AL (Lanal) Balikpapan.

“Balikpapan memiliki banyak sejarah. Sayangnya, belum semuanya terdokumentasi dan tersaji dalam bentuk edukasi yang menarik bagi masyarakat, khususnya generasi muda,” ujarnya, pada Selasa, 14 Juli 2026.

Ia mengatakan, keberadaan museum nantinya diharapkan menjadi ruang pembelajaran sejarah bagi anak-anak dan generasi penerus, agar memahami perjalanan terbentuknya Kota Balikpapan beserta berbagai peristiwa penting yang pernah terjadi.

Selain berfungsi sebagai sarana edukasi, museum tersebut juga diproyeksikan menjadi destinasi wisata sejarah yang dapat memperkaya pilihan objek wisata di Balikpapan.

Bagus mengungkapkan, pemerintah tidak berencana membangun gedung baru karena membutuhkan biaya yang besar. Sebagai alternatif, Pemkot akan mengoptimalkan aset yang sudah dimiliki untuk dijadikan museum, kemudian mengusulkan bantuan revitalisasi kepada pemerintah pusat melalui kementerian terkait.

Salah satu lokasi yang dinilai berpotensi adalah kawasan Gedung Kesenian Balikpapan yang saat ini masih dimanfaatkan sementara sebagai kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3). Setelah kantor tersebut berpindah, bangunan itu dapat dikaji sebagai lokasi museum sejarah kota.

“Nanti revitalisasinya bisa kita usulkan ke pemerintah pusat sehingga tidak sepenuhnya membebani APBD Kota Balikpapan. Kita manfaatkan aset yang sudah ada,” kata Bagus.

Ia menambahkan, pembahasan mengenai rencana tersebut telah disampaikan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), agar menjadi salah satu program pembangunan ke depan. Kajian awal direncanakan dimulai pada 2028 dengan harapan usulan revitalisasi dapat memperoleh dukungan dari pemerintah pusat.

Pembangunan museum sejarah, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan berharap identitas dan warisan sejarah kota dapat terus terjaga, sekaligus menjadi media pembelajaran yang mampu menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap sejarah daerahnya.(Adv Diskominfo Balikpapan)

www.swarakaltim.com @2024