SAMARINDA, Swarakaltim.com – Nuansa kemeriahan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa berbeda bagi komunitas Persaudaraan Sahabat Tour Samarinda. Alih-alih menggelar lomba 17-an di daratan, puluhan anggota komunitas justru merayakannya di atas kapal wisata Pesut Nusantara sembari menyusuri Sungai Mahakam dari Samarinda menuju Tenggarong, Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum memperingati satu tahun berdirinya Persaudaraan Sahabat Tour Samarinda, komunitas yang menghimpun para pencinta perjalanan dan wisata dari berbagai latar belakang.
Beragam lomba khas perayaan kemerdekaan pun digelar selama perjalanan. Mulai dari lomba karaoke, berbalas pantun, sambung lagu, joget gembira hingga lomba busana terunik.
Tawa dan keceriaan mewarnai perjalanan. Sebanyak 44 peserta yang hadir tampak larut dalam suasana kebersamaan, menjadikan perjalanan di atas Sungai Mahakam bukan sekadar agenda wisata, tetapi juga ruang untuk mempererat persaudaraan.
Ketua Persaudaraan Sahabat Tour Samarinda, H. Setiabudi, mengatakan pemilihan kapal wisata sebagai lokasi kegiatan sengaja dilakukan untuk menghadirkan suasana berbeda dari perayaan lomba 17-an pada umumnya.
“Selain ingin mencari suasana baru, kami juga ingin turut mempromosikan sektor wisata sungai di Kota Samarinda,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki makna ganda. Selain memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, momentum tersebut juga menjadi perayaan satu tahun perjalanan komunitas Sahabat Tour Samarinda.
Saat ini, komunitas tersebut memiliki sekitar 55 anggota yang berasal dari beragam latar belakang, mulai dari birokrasi pemerintahan, swasta, ASN hingga para purnatugas.
Kebersamaan tidak hanya dibangun melalui pertemuan, tetapi juga lewat perjalanan wisata bersama. Sahabat Tour Samarinda secara rutin mengagendakan perjalanan ke berbagai destinasi, baik di dalam maupun luar Kalimantan Timur.
“Setiap saat kami melaksanakan wisata keluar provinsi, seperti ke destinasi Jawa Timur, Yogyakarta dan Jawa Tengah, maupun destinasi lokal di Kaltim,” kata Setiabudi.
Ke depan, komunitas ini juga telah menyiapkan agenda perjalanan baru. Untuk program 2027, Sahabat Tour Samarinda berencana menjelajahi sejumlah destinasi wisata di Jawa Barat.
Bagi para anggota, perjalanan bersama Sahabat Tour bukan semata tentang mendatangi tempat-tempat baru. Lebih dari itu, perjalanan menjadi sarana membangun pertemanan dan persaudaraan.
Ibrohim, salah seorang peserta, mengaku selalu menikmati setiap agenda perjalanan yang digelar komunitas tersebut.

“Enjoy dan happy. Kita bisa menikmati berbagai tempat bersama peserta yang memang memiliki jiwa touring,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Tarigan. Setelah hampir satu tahun bergabung, ia merasakan kebersamaan yang semakin kuat di antara anggota.
“Setelah berkumpul bersama selama kurang lebih satu tahun, kami bisa merasakan kenyamanan menikmati berbagai destinasi di Indonesia secara bersama-sama,” tuturnya.
Sementara itu, H. Ichwanudin melihat perjalanan bersama komunitas sebagai pengalaman yang memiliki nilai lebih.
Menurutnya, berwisata bersama kawan-kawan baru tidak hanya menghadirkan kesenangan, tetapi juga membuka ruang untuk membangun persaudaraan yang kuat.
“Bisa berwisata bersama kawan-kawan baru, terjalin persaudaraan yang kuat dan memberikan kepuasan batin yang tidak ternilai harganya,” katanya.
Perayaan anniversary pertama Sahabat Tour Samarinda di atas Pesut Nusantara akhirnya menjadi gambaran sederhana tentang bagaimana sebuah perjalanan mampu mempertemukan banyak orang dalam satu suasana.
Di tengah aliran Sungai Mahakam dan semangat merah putih, lomba-lomba khas 17-an menjadi pemantik tawa, sementara perjalanan bersama menjadi perekat persaudaraan.
Satu tahun berdiri, Sahabat Tour Samarinda pun menegaskan bahwa bagi mereka, wisata bukan hanya soal destinasi, tetapi juga tentang persahabatan, kebersamaan dan pengalaman yang dibawa pulang.(dho)