SAMARINDA, Swarakaltim.com – Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Salehuddin, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk segera mengalokasikan anggaran perbaikan SMAN 3 Kota Bangun Darat, Kabupaten Kutai Kartanegara. Langkah ini dinilai mendesak usai sejumlah ruang kelas sekolah tersebut rusak diterjang hujan deras dan angin kencang.
Akibat kerusakan fasilitas fisik bangunan yang baru berusia sekitar tiga hingga empat tahun tersebut, proses belajar mengajar para siswa terpaksa dipindahkan sementara ke area ruang laboratorium biologi, perpustakaan, hingga mushola.
Salehuddin, menegaskan bahwa penanganan darurat ini harus menjadi prioritas Pemprov Kaltim agar fasilitas pendidikan yang berada di wilayah terpencil tidak terabaikan.
“Kejadiannya kemarin sore saat hujan lebat dan angin kencang. Untuk sementara kegiatan belajar mengajar dipindahkan ke mushola, perpustakaan, dan ruang lab biologi. Kami sampaikan ini agar menjadi atensi Pemprov Kaltim, khususnya Dinas Pendidikan,” ujar Salehuddin, Sabtu (26/9/2026).
Salehuddin mendorong agar estimasi alokasi anggaran penanganan kerusakan yang diprediksi berada di bawah Rp500 juta tersebut dapat langsung disisipkan dalam pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) Kaltim 2026. Menurutnya, dinamika pembahasan anggaran masih sangat memungkinkan dilakukan saat penelaahan bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
“Kalau bisa didorong di nota KUPA 2026, kan paling mungkin kerusakannya di bawah Rp500 juta. Ini bisa kita dorong secepatnya, sehingga proses belajar mengajar tidak terganggu sampai memakai ruangan yang peruntukannya bukan untuk belajar seperti mushola,” tegas Salehuddin.(DHV)