teks: Kadispar Kaltim M Faisal (kiri) bersama Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-21 H. Aji Muhammad Arifin (tengah) saat gelaran Festival Erau
SAMARINDA, Swarakaltim.com – Kalimantan Timur kembali berpartisipasi dalam seleksi dan kurasi Karisma Event Nusantara (KEN) 2027. Dari sejumlah event yang didaftarkan, lima event daerah berhasil melaju ke tahapan akhir seleksi, yakni presentasi dan wawancara bersama tim kurasi pusat yang dijadwalkan pada 11 November 2026.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kaltim, Muhammad Faisal, mengatakan capaian tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas keikutsertaan event daerah dalam program KEN. Sebelumnya, pada KEN 2026, Kaltim berhasil meloloskan tiga event, yakni Erau Adat Kutai, Festival Adat dan Budaya Lom Plai, serta Balikpapan Fest.
“Alhamdulillah, tahun 2027 ini dari beberapa event yang mendaftar, sementara terpilih lima event untuk masuk ke tahapan akhir, yakni presentasi dan wawancara yang insyaallah akan dilaksanakan pada 11 November 2026,” kata Faisal, Jumat (30/10/2026).
Karisma Event Nusantara (KEN) merupakan program strategis nasional Kementerian Pariwisata Republik Indonesia yang bertujuan mengembangkan dan mempromosikan event-event daerah berkualitas di Indonesia. Program ini juga diarahkan untuk menjadikan event daerah sebagai magnet kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara, memperkuat citra destinasi, menggerakkan UMKM, serta memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.

Sebagai gambaran, pada KEN 2026, Kementerian Pariwisata memberikan dukungan terhadap 125 event daerah yang tersebar di 38 provinsi.
Proses kurasi KEN 2027 sendiri telah dimulai sejak 24 Agustus hingga 25 September 2026 melalui tahapan pendaftaran event. Selanjutnya, seleksi administrasi dan konten berlangsung pada 1–2 Oktober 2026, dilanjutkan seleksi wawancara pada 3–13 November 2026.
Tahapan berikutnya adalah rapat pleno pada 1 Desember 2026, sedangkan pengumuman hasil kurasi dijadwalkan pada Januari 2027.
Menjelang pelaksanaan presentasi dan wawancara, Dispar Kaltim juga akan menggelar pertemuan pendahuluan bersama lima event yang terpilih. Pertemuan tersebut bertujuan menyamakan persepsi sekaligus memberikan saran dan masukan sebagai bekal menghadapi tahapan akhir seleksi.
“Namun, kami juga akan melakukan pertemuan pendahuluan secara internal dengan lima event di Kaltim ini, untuk menyamakan persepsi dan memberikan saran serta masukan,” lanjut Faisal.
Sesuai jadwal yang ditetapkan, sesi wawancara bersama tim kurasi pusat untuk Provinsi Kaltim akan berlangsung pada 11 November 2026. Dispar Kaltim akan turut mendampingi seluruh rangkaian proses tersebut hingga selesai.
Faisal berharap, melalui proses seleksi dan kurasi KEN 2027, semakin banyak event dari Kaltim yang berhasil masuk dalam daftar event nasional tersebut.
“Mohon doanya, semoga tahun depan jumlah event di Kaltim bisa lebih banyak lagi masuk KEN dalam seleksi dan kurasi yang dilaksanakan ini. Tentu akan bisa membuat Kaltim semakin semarak,” ungkap mantan Kepala Dinas Pariwisata Kota Samarinda tersebut.
Keikutsertaan event daerah dalam KEN diharapkan tidak hanya memperkuat kalender pariwisata Kaltim, tetapi juga membuka peluang promosi destinasi, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta memberikan ruang lebih luas bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk tumbuh melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan berbasis budaya dan pariwisata.(dho)