BALIKPAPAN, Swarakaltim.com – Walikota Balikpapan Rahmad Masud optimis target Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Balikpapan Tahun 2022 bisa mencapai Rp 985 miliar. Adapun target PAD tersebut diakui sangat realistis, mengingat perekonomian kota Balikpapan kembali meningkat.
“PAD ditargetkan tahun 2022 sebesar Rp 985 miliar, atau meningat sebesar Rp 174,28 miliar , jika dibandingkan APBD Perubahan Tahun 2021 sebesar Rp 775,1 miliar,” kata Rahmad kepada awak media belum lama ini.
Rahmad menjelaskan, pihaknya sangat optimis dapat menembus target PAD tahun 2022, dikarenakan target tersebut cukup realistis ditengah semakin membaiknya perekonomi Kota Balikpapan dan dibukanya kembali kawasan industri sehingga akan mendorong peningkatan PAD.
“Target ini realistis, dengan semakin pulihnya perekonomi kemudian dengan banyaknya kawasan-kawasan industri yang akan kita buka, itu kan juga akan menambah PAD kita,” katanya.
Peningkatan target PAD tersebut, katanya, telah melalui hitung-hitungan. Bahkan ia menargetkan harusnya Rp 1 triliun. Hanya saja saat ini masih pandemi.
“Itu (Rp 850 miliar) kecil harusnya seperti saya sampaikan Rp 1 triliun (targetnya). Cuma karena ini masih pandemi kita harus ada relaksasi lah untuk warga jangan sampai target itu membebani, termasuk wajib pajak, termasuk teman-teman yang ada di Dispenda,” paparnya.
Dia juga optimis, karena mulai tahun depan Perumda Manuntung Sukses akan aktif kembali untuk menggenjot PAD. Lima orang direksi baru akan segera dilantik Selasa pekan depan. Apalagi nanti Perusda aktif. Direksi yang baru hasil seleksi dapat bekerja profesional. “Saya yakin mereka dapat mendongkrak PAD Kota Balikpapan 2022. Disisi lain memang belum optimal. Karena masih banyak yang belum online. Ini baru berapa persennya. Tapi saya harap, semua termasuk restauran, tempat hiburan, hotel-hotel, mall itu semua harus online. Jadi semua dananya akan masuk satu pintu saja,” tutupnya.(*/SIS)