Pertemuan Wakil Warga Perumahan TBM 1 Wika H. Slamet Iman Santoso,Drs dengan Direktur PDAM Tirta Manuntung ( berkaca hitam) didampingi Manager Produksi, Layanan dan Manager Spv-PKA.(15/4/’25)
BALIKPAPAN,Swarakaltim.com – Yudhi Saharuddin Direktur PDAM PT. Tirta Manuntung Balikpapan berjanji akan menyelesaikan dan mencari solusi atas keluhan warga Tamansari Bukit Mutiara (TBM) I dan II Perumahan Wika Jalan MT. Haryono Balikpapan yang terdampak dari pendistribusian air PDAM yang tidak sesuai kriteria kualitasnya berwarna kuning, bau dan tidak baik bagi pelanggan.
“Kami sudah sering kali menerima laporan dari warga perumahan Wika terkait air PDAM, Warga mengeluh kan air PDAM yang mereka terima kadang jernih, kadang berwarna kuning pekat, bau dan berdampak pada yang lainnya. Keluhan ini kami respon cepat, tim teknis kami turunkan kelapangan untuk betul-betul kerja cek secara benar dan akurat terkait kondisi nya. Saya ingin hasil laporan yang kongkrit dari lapangan, baru kita ambil langkah. Kami mohon warga bersabar, pihak PDAM tidak tinggal diam atas keluhan masyarakat.
Setelah ada solusi dan hasilnya kami janji akan bertemu warga,”ujar Yudhi Saharuddin di dampingi Dedi H Manajer Produksi, Juliansyah Manajer Layanan Pelanggan, Anggi Putu Spv. PKA menyampaikan hal ini di ruang meeting kantor PDAM PT. Tirta Manuntung Balikpapan kepada H. Slamet Iman Santoso Ketua RT 15 Kelurahan Gunung Samarinda Baru, Kecamatan Balikpapan Utara. perwakilan warga TBM I Wika pukul 10.00 WITA Selasa,(15/4/’25).
Kemudian dalam pertemuan itu Yudhi menjelaskan, Kewajiban PDAM tentu melakukan respon cepat atas pengaduan warga tersebut dan sudah mengambil langkah. Berupa mengatasi titik potensi yang menjadi masalah. Seperti melakukan pengecekan dan menguras di meteran pelanggan. Selain itu menguras di pada pipa WO tempat endapan pipa yang terhubung sepanjang jalur utama yang berpotensi membawa pulutan.
Yudhi didampingi manager produksi mengatakan, kondisi Perumahan Wika ini posisinya ada di dataran rendah dan ada cekungan berpotensi terjadi endapan. Sedangkan produksi air PDAM itu fluktuatif tekanan air naik turun. Saat tekanan rendah stabil, tapi saat tekanan air di tambah ini membawa masalah yaitu endapan.
Kondisi ini disikapi Yudhi, selama Ia menjadi Direktur PDAM di mengakuinya, telah ada kebijakan merubah tekanan distribusi air PDAM. Semula tekanan air distribusi PDAM PT. Tirta Manuntung 50 bar, saat ini menjadi 100 bar. Perubahan ini menurut nya memadai penting untuk menjamin ketersedian air yang cukup.
contoh kondisi kualitas air PDAM Tirta Manuntung yang didistribusikan ke Warga Wika pukul 07.25 WITA (14/4/’25).
Disisi lain perubahan kebijakan menambah tekanan ini ternyata berdampak pada pendistribusian air baku yang dikelola pihak PDAM Tirta Manuntung di perumahan wika. Pihak PDAM mengakui kondisi pipa pendistribusian, naik turunnya tekanan adalah penyumbang kualitas air PDAM diluar kriteria.
“Perubahan tekanan distribusi air ini ternyata ada dampaknya, tapi kami berusaha mencari solusinya, dan mempelajarinya supaya masalah nya segera teratasi,” ujar Yudhi.
Pada pertemuan itu Yudhi sempat mengungkapkan usulan nya untuk jangka panjang kepada perwakilan warga RT 15 Wika. Ia menawarkan ingin mengadakan Reservoir untuk menampung air PDAM sebelum di distribusi ke warga perumahan.
“Kami mengundang Bapak salah satunya menanyakan adakah lahan yang bisa di buat penampungan air Reservoir, ini kami tawarkan untuk solusi jangka panjang,” ujar Yudhi.
Sementara itu Slamet Iman Santoso menyampaikan, terimakasih atas respon cepat Direktur PDAM lewat WA meminta datang Ketua RT 15 untuk koordinasi atas keluhan warganya akan kualitas air PDAM yang kurang baik hasilnya.
“Saya datang sendiri pukul 10 pagi sesuai janji.
Kualitas air PDAM Tirta Manuntung yang yang terdistribusi pukul 00.07 Rabu,(16/4/’25) di kawasan RT 15 perum Wika Balikpapan
Saya tidak bawa perwakilan warga karena tidak ada arahan dari Direktur PDAM. Intinya kami terimakasih, sudah ada komunikasi timbal balik yang positif, laporan kami di hargai dan direspon cepat. Pertemuan ini kesempatan Kami menyampaikan yang riil fakta apa adanya atas keluhan warga satu kawasan perumahan.
Petugas PDAM Tirta Manuntung saat memeriksa kualitas air PDAM di kawasan RT 15 Wika sebelum Ramadhan.
Bahkan kami juga menyampaikan titipan keluhan teman-teman dari ditempat lain yang mengalami hal yang sama. Saya juga mengingatkan, saat ini tidak ada pemasangan baru di kawasan kami, tidak ada perubahan wilayah yang signifikan secara geografis. Saya tegaskan,
sebelum Bapak Yudhi memimpin PDAM, kami di jamin ketersedian air PDAM yang cukup dan berkualitas untuk pelanggan di perumahan kami. Jika dulu bisa kenapa sekarang tidak. Kami bersyukur Pihak PDAM telah berjanji akan mengatasi dan membuat perubahan segera untuk mengurai masalah kualitas air PDAM di perumahan Wika,” ujar Iman Santoso.
Terkait usulan Direktur PDAM Tirta Manuntung Yudhi, Iman Santoso menyampaikan ada tanah milik Pemkot Balikpapan, posisinya tinggi berada di belakang RT.18 Perumahan Praja Bhakti bersebelahan dengan hunian The Hill yang bisa digunakan untuk membuat Reservoir penampungan. (Sis)