Turut Andil Dalam Penanggulangan Stunting, Pemprov Kaltim Apresiasi Berau Coal Bersama Mitra Kerja

TANJUNG REDEB, Swarakaltim.com – PT Berau Coal melalui Yayasan Dharma Bhakti Berau Coal (YDBBC) bersama mitra kerjanya seperti PAMA dan BUMA menjadi perusahaan yang turut memperkuat dukungan terhadap Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) melalui berbagai intervensi yang dijalankan di Kabupaten Berau.

Turut andil tersebut, sehingga pada akhir tahun lalu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memberikan apresiasi, sekaligus Monitoring Evaluasi Program GENTING di Ibu Kota Nusantara (IKN). Kegiatan itu menjadi ruang bagi seluruh pemangku kepentingan untuk melihat capaian program sekaligus memperkuat kolaborasi dalam percepatan penurunan stunting di Bumi Etam.

Khusus di Bumi Batiwakkal sepanjang tahun 2025, YDBBC mengimplementasikan beragam program yang selaras dengan fokus Pemerintah dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Di Puskesmas Suaran, Kecamatan Sambaliung, perusahaan menjalankan intervensi lanjutan untuk memastikan balita berisiko stunting mendapatkan pemantauan yang lebih terarah.

Sementara di tingkat kampung, YDBBC mendukung pemenuhan gizi balita melalui pemberian susu dan telur kepada tiga balita terindikasi stunting di Kampung Inaran, Kecamatan Sambaliung disertai pendampingan agar progres tumbuh kembangnya dapat terukur.

Selain intervensi langsung kepada balita, YDBBC juga memperkuat kapasitas layanan kesehatan dasar. Pelatihan kader Posyandu di Kampung Tepian Buah, Kecamatan Segah dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan masyarakat dalam memantau tumbuh kembang anak. Perusahaan juga menyalurkan Alat Permainan Edukatif (APE) di Puskesmas Teluk Bayur sebagai upaya meningkatkan kunjungan pemeriksaan balita, khususnya pemeriksaan lanjutan bagi balita stunting.

Pada kesempatan tersebut ternyata langsung dihadiri Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, yang menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam gerakan orang tua asuh. “Saya sangat mengapresiasi seluruh Orang Tua Asuh Cegah Stunting yang telah mendukung program ini,” ungkapnya.

Tambah beliau, momentum evaluasi ini tidak hanya menyoroti capaian program pemerintah, tetapi juga menampilkan kontribusi para mitra, termasuk sektor swasta, yang selama ini menjadi bagian penting dalam upaya penanggulangan stunting.

Sedangkan tanggapan Kepala Puskesmas Teluk Bayur, Suyatno, menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada PT Berau Coal atas dukungan penyediaan Alat Permainan Edukasi untuk Puskesmas Teluk Bayur yang tentunya melengkapi fasilitas umum kami. Puskesmas memiliki keterbatasan dana untuk melengkapi fasilitasnya, sehingga dukungan dari seluruh lapisan seperti swasta tentu kami sambut baik. Terima kasih atas koordinasi yang dilakukan, sehingga perusahaan dapat memberikan sumbangsih dan membawa manfaat yang baik bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Peningkatan kualitas fasilitas kesehatan turut menjadi perhatian YDBBC melalui bantuan bed pasien dan bed bayi baru lahir untuk ruang rawat inap Puskesmas Sambaliung. Upaya ini melengkapi program monitoring terhadap 62 balita penerima Pemberian Makanan Tambahan (PMT) tahun 2025 guna memastikan intervensi gizi memberikan hasil yang signifikan. Bagi balita stunting yang dirujuk ke RSUD, PT Berau Coal juga memberikan dukungan tambahan berupa suplemen zat besi (FE) untuk membantu pemulihan selama masa perawatan.

Lalu komentar Community Base Development Manager PT Berau Coal, Reza Hermawan, menyampaikan bahwa upaya tersebut merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap program pemerintah dalam menurunkan angka stunting.

“Keseluruhan kontribusi ini mempertegas komitmen Berau Coal dalam mendukung pemerintah menurunkan angka stunting melalui pendekatan yang berkelanjutan dan terintegrasi. Melalui kolaborasi yang terus diperkuat, diharapkan upaya penanganan stunting di Kalimantan Timur, khususnya di Kabupaten Berau, dapat semakin menunjukkan hasil yang nyata,” tuturnya. (Nht)

www.swarakaltim.com @2024