BALIKPAPAN,Swarakaltim.com. Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur. Upaya tersebut ditandai dengan audiensi langsung Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud, bersama Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, di Kantor Kementerian Perdagangan RI, Selasa (3/3/’26).
Dalam pertemuan tersebut, Rahmad Mas’ud menyampaikan harapan dan aspirasi masyarakat, agar Pasar Inpres Kebun Sayur dapat direvitalisasi dengan dukungan pemerintah pusat. Pasar tersebut dinilai memiliki peran strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi rakyat, sekaligus denyut nadi perdagangan tradisional di Balikpapan.
“Kami menyampaikan langsung harapan masyarakat agar Pasar Inpres Kebun Sayur bisa direvitalisasi. Mudah-mudahan dukungan dari Bapak Menteri dapat terealisasi,” jelas Rahmad, Rabu ( 3/4/2026)
Menurut Rahmad, revitalisasi pasar bukan sekadar pembenahan fisik bangunan, tetapi bagian dari strategi besar memperkuat perdagangan dalam negeri dan meningkatkan daya saing produk lokal.
Pemerintah kota ingin menghadirkan pasar rakyat yang lebih tertata, nyaman, dan modern tanpa meninggalkan karakter tradisionalnya. Dengan penataan yang lebih baik, pasar diharapkan mampu menjadi pusat distribusi produk lokal Balikpapan sehingga perputaran ekonomi daerah semakin kuat.
Selain itu, Pemkot juga mendorong agar produk unggulan Balikpapan, khususnya UMKM, dapat menembus pasar yang lebih luas hingga peluang ekspor.
“Dengan dukungan pemerintah pusat, kami optimistis produk UMKM dan komoditas unggulan daerah bisa naik kelas dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.
Revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur diharapkan menjadi momentum kebangkitan pasar tradisional, di tengah persaingan dengan pusat perbelanjaan modern. Pemerintah kota pun berharap doa dan dukungan masyarakat Balikpapan agar rencana tersebut dapat terwujud.
Dalam audiensi tersebut, Wali Kota didampingi Plt Sekda Balikpapan Agus Budi Prasetyo, Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Muhammad Andi Yusri, Kepala Bappeda Litbang Murni, serta Kepala Dinas Perdagangan Haemusri Umar.
Langkah jemput bola ini menegaskan komitmen Pemkot Balikpapan, untuk memperkuat sektor perdagangan rakyat sebagai fondasi ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.(*/pr-df)