Rahmad Masud : 100 Ekor Sapi Kurban, di Beli Menggunakan Uang Pribadi

BALIKPAPAN,Swarakaltim.com.                             Momentun hari Raya Idul Adha 1447 hijriah, Walikota Balikpapan Rahmad Masud menyalurkan 100 ekor sapi kurban yang diperuntukan bagi organisasi masyarakat, RT, masjid, yayasan hingga komunitas-komunitas di Kota Balikpapan.

“Hewan kurban yang dibagikan tahun ini murni berasal dari dana pribadi keluarga besar, bukan menggunakan anggaran pemerintah,” kata Walikota Balikpapan Rahmad Masud usai melakukan penyembelihan hewan kurban di kediaman6a di jalan Wiluyo Puspoyudo Klandasan serta Rumah Jabatan (Rumjab) Wali Kota Balikpapan di Jalan Syarifuddin Yoes, Kamis (28/5/2026).

“Kemudian yang kita bagikan untuk seluruh warga Kota Balikpapan mungkin sekitar kurang lebih 100 ekor lebih yang terbagi dalam organisasi, RT, yang kita salurkan ke masjid, termasuk juga komunitas-komunitas yang kita bagikan,” sambungnya.

Rahmad memastikan, untuk pembiayaan hewan kurban berasal dari keluarga besar dan perusahaan keluarga melalui dana zakat, infak, dan sedekah.

“Ini uang pribadi ya, bukan uang APBN, bukan uang APBD. Murni uang keluarga,” tegasnya.

Rahmad menjelaskan, khusus untuk keluarga besarnya, total hewan kurban yang disalurkan tahun ini mencapai sekitar 300 ekor yang tersebar di berbagai daerah, termasuk di Balikpapan. Sedangkan sapi kurban di rumjab, sebanyak 10 ekor sapi disembelih dengan total diatribusi daging mencapai 1.500 kilogram dagingnya didistribusikan kepada masyarakat sekitar.

“Kalau keseluruhannya untuk keluarga besar mungkin sekitar 300 ekor lah yang memang tiap tahun kita bagi untuk di Kota Balikpapan, termasuk juga untuk ormas, yayasan, masjid, dan komunitas,” ujarnya.

Rahmad menghimbau, agar masyarakat untuk tidak berlebihan mengonsumsi daging kurban.

“Adapun jumlah sapi yang disembelih tahun ini relatif sama dengan tahun sebelumnya, namun ukuran sapi yang dikurbankan lebih besar sehingga jumlah daging yang dibagikan meningkat,” ujarnya.

“Kalau tahun kemarin mungkin sekitar 1.000 kilo, sekarang sekitar 1.500 kilo. Sapinya tetap 10 ekor, tapi ukurannya lebih besar,” jelasnya.

Terkait distribusi daging kurban, Rahmad memastikan panitia telah mengatur pembagian kepada masyarakat yang berhak menerima melalui sistem kupon.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan selama proses penyembelihan hewan kurban, terutama terkait pembuangan jeroan dan pengurangan penggunaan kantong plastik sekali pakai.

“Kami imbau untuk menjaga kebersihan lingkungan, termasuk penggunaan plastik. Kita juga menjalankan Perda untuk mengurangi penggunaan plastik yang sulit didaur ulang,” tutupnya. (ADV Diskominfo Balikpapan)

www.swarakaltim.com @2024