Peringatan Kemerdekaan Milik Masyarakat, Upacara HUT RI Balikpapan Tetap di Dome

BALIKPAPAN,Swarakaltim.com.                                   Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 akan digelar di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome.

Meski pemerintah sedang menerapkan kebijakan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan

Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan nilai penting peringatan kemerdekaan sebagai momentum nasional yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Senin(22/6/2026)

Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Balikpapan, Zulkipli, mengatakan semula lokasi upacara direncanakan dipindahkan ke halaman Balai Kota sebagai bagian dari upaya efisiensi. Namun, arahan Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan harus tetap menjadi perayaan bersama masyarakat.

“Setelah arahan Pak Wali Kota, peringatan kemerdekaan nasional yang melibatkan masyarakat luas di laksanakan di Dome. Awalnya memang direncanakan di halaman Balai Kota karena pertimbangan efisiensi,” kata Zulkipli.

Meski lokasi tidak berubah, Pemkot Balikpapan akan melakukan penyesuaian pada jumlah undangan yang hadir. Jika pada tahun-tahun sebelumnya jumlah undangan mencapai sekitar 4.000 orang yang terdiri dari ketua RT, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, veteran, serta berbagai unsur lainnya, tahun ini jumlah tersebut kemungkinan akan dikurangi.

“Kita masih menghitung jumlah yang ideal. Bisa saja sekitar separuh dari biasanya, tetapi yang jelas pelaksanaan upacara tetap di Dome,” ujarnya.

Menurut Zulkipli, penyesuaian jumlah undangan dilakukan sebagai bentuk implementasi kebijakan efisiensi tanpa mengurangi makna dan khidmat peringatan kemerdekaan.

Veteran, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta unsur penting lainnya tetap menjadi prioritas untuk diundang dalam upacara tersebut.

Selain pertimbangan keterlibatan masyarakat, faktor teknis juga menjadi alasan Dome tetap dipilih sebagai lokasi kegiatan. Tim pelatih Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) menilai halaman Balai Kota kurang memadai untuk pelaksanaan upacara skala besar.

“Pelatih Paskibraka juga menyampaikan bahwa halaman Balai Kota cukup sempit untuk kebutuhan formasi dan pelaksanaan upacara. Karena itu mereka mengusulkan agar tetap dilaksanakan di Dome,” jelasnya.

Zulkipli menambahkan, susunan acara upacara kemerdekaan tetap mengacu pada pedoman nasional yang ditetapkan Sekretariat Negara. Penyesuaian hanya dilakukan pada aspek teknis, khususnya jumlah undangan dan beberapa komponen pendukung kegiatan.

Sementara terkait pemberian suvenir kepada tamu undangan, panitia masih melakukan pembahasan dan akan memutuskan setelah seluruh perencanaan kegiatan difinalisasi.

“Kami masih membahas bersama panitia apakah suvenir tetap disediakan atau ada penyesuaian. Semua masih dalam tahap finalisasi,” katanya.

Adanya keputusan tersebut, Pemkot Balikpapan berharap peringatan HUT RI tahun ini tetap berlangsung meriah, khidmat, dan mampu menjadi momentum memperkuat semangat kebangsaan masyarakat, meski dilaksanakan dengan prinsip efisiensi anggaran.(Adv Diskominfo Balikpapan)

www.swarakaltim.com @2024