SAMARINDA, Swarakaltim.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menjamin produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) “SAMAQUA” hasil inovasi Perumda Tirta Kencana memiliki standar higienitas dan kesehatan tertinggi. Meski memanfaatkan air baku dari Sungai Mahakam, seluruh proses produksi telah melewati tahapan pemurnian berteknologi tinggi serta pengawasan super ketat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, mengungkapkan bahwa proses pengurusan izin edar, sertifikasi Halal, hingga pengujian BPOM memakan waktu hampir satu setengah tahun. Durasi yang panjang ini membuktikan bahwa Pemkot Samarinda tidak main-main dalam meluncurkan produk komersial bagi masyarakat luas.
“Pengurusan izin dan BPOM ini memakan waktu hampir setahun setengah. Penelitian dari BPOM sangat luar biasa ketat. Mereka tidak mau kita yang membawa sampel sendiri ke laboratorium, melainkan petugas BPOM datang sendiri melakukan silent inspection tanpa pemberitahuan,” ungkap Marnabas Patiroy.

Menjawab keraguan publik mengenai kualitas air baku Sungai Mahakam yang identik dengan warna keruh, Marnabas menjelaskan bahwa Perumda Tirta Kencana menggunakan teknologi pengolahan bertingkat. Air baku terlebih dahulu diproses secara sistematis melalui Instalasi Pengolahan Air (IPA) sebelum masuk ke sistem pemurnian utama pabrik.
Prosedur pemurnian tersebut melibatkan tiga kali tahapan sterilisasi berulang untuk memisahkan kandungan logam, bakteri, dan zat pengotor lainnya hingga menghasilkan air minum jernih berkualitas tinggi.
“Air baku dari Sungai Mahakam dikelola sedemikian rupa melalui tiga tahapan sterilisasi. Hasilnya sangat jernih dan kandungan mineralnya terpelihara. BPOM bahkan terus memantau berkala, dan izin bisa dicabut jika kualitasnya menurun. Kami berkomitmen penuh menjaga mutu ini,” tegas Marnabas.
Selain keunggulan pada teknologi pengolahan air, area produksi pabrik SAMAQUA diberlakukan sebagai kawasan terbatas (restricted area) guna mencegah kontaminasi dari luar. Seluruh pekerja maupun tamu yang masuk wajib menggunakan atribut pakaian dan alas kaki khusus sesuai regulasi kesehatan instansi berwenang.
“Area produksi kita buat sangat steril. Orang tidak bisa sembarangan masuk pakai sandal atau pakaian biasa. Ada standar khusus dari BPOM yang wajib diikuti agar kebersihan produk terjamin dari pabrik sampai ke tangan konsumen,” terangnya.
Dari sisi keunggulan produk, SAMAQUA diproduksi dengan tingkat pH ideal serta derajat hantar listrik (DHL) yang rendah. Komposisi ini menjadikan rasa air lebih segar, berkualitas, serta aman bagi kesehatan organ tubuh masyarakat Kota Samarinda.(DHV)